Bale JabarHukum

20 Kg Sabu Diamankan dari Jaringan Sabu Antar Provinsi

Kepala BNNP Jabar Brigjen Pol Sufyan Syarif saat ekspos pengungkapan 20 kg sabu di Kantor BNNP Jabar, Senin (11/3/19).

BANDUNG – Narkoba jenis sabu dari jaringan sabu antar provinsi diamankan BNNP Jabar. Pengungkapan yang dilakukan selama dua minggu dikendalikan oleh tahanan di lapas Madaeng Surabaya berinisial J.

“Jadi J ini yang memberikan order untuk mengambil sabu di Pekanbaru. Lalu AG sebagai warga Sukabumi bersama LI,AJ dan GI berangkat ke Pekanbaru melalui jalur darat dengan dua kendaraan minibus Suzuki dan Toyota,” ungkap Kepala BNNP Jabar Brigjen Pol Sufyan Syarif di Kantor BNNP Jabar, Senin (11/3/19).

Brigjen Sufyan menambahkan, para pelaku lalu kembali ke Sukabumi dengan jalur darat. “Saat di Sukabumi kita sergap, para pelaku dibuntuti oleh Tim BNNP Jabar sejak dari Tulangbawang Lampung. Sesampainya di Sukabumi para pelaku kita sergap dengan barang bukti 20 kilogram sabu-sabu kelas satu,” bebernya.

Menurutnya barang ini merupakan sabu kualitas nomor satu. “Sabu nomor satu ya, bahkan dalam kemasannya ini ada tanda bintang lima nya, ini berarti kualitas Taiwan,” jelasnya. Para pelaku bandar narkoba ini, merupakan sindikat antar provinsi.

“Mereka sindikat antar provinsi, AG dan LI ini merupakan residivis kasus narkoba. Untuk J tahanan asal LP Madaeng Surabaya, kini ditangani oleh BNNP Jatim,” papar Kepala BNNP Jabar.

Barang bukti yang berhasil disita, yakni 20 kg Sabu, dua unit kendaraan minibus, empat hp dan satu buah ATM. “Kami akan meminta pihak kejaksaan untuk memberikan hukuman maksimal dalam pemberlakuan pasal,” tandasnya.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close