Bale KBBGaya Hidupkesehatan

Dari 686 Kasus DBD di KBB, 3 Meninggal

Kepala Dinkes KBB dr Hj Pupu Sari Rohayati., M.HKes
Kepala Dinkes KBB dr Hj Pupu Sari Rohayati., M.HKes

NGAMPRAH – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Dinkes KBB dr Hj Pupu Sari Rohayati., M.HKes mengatakan awal 2016 kasus DBD di KBB memang tergolong meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data tahun ini, hingga Maret saja tercatat ada 686 orang yang terjangkit DBD di mana tiga di antaranya meninggal dunia.

“Kalau tahun lalu sepanjang 2015 yang terkena penyakit DBD ada 1.232 orang dan yang meninggal  hanya satu orang,” sebut kadinkes.

Pupu mengatakan DBD yang ditularkan melalui nyamuk aedes aegypti bisa dicegah dengan meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan, menjaga lingkungan dengan menggalakan program 3 M, yakni menguras tempat-tempat genangan air, mengubur barang-barang bekas, dan menutup tempat penampungan air.

Tidak hanya itu, faktor lingkungan yang tidak bersih pun merupakan penyebab berjangkitnya penyakit DBD dan filariasis. Pupu mengaku sudah memerintahkan jajarannya supaya membuat program dengan menerbitkan buku saku untuk anak sekolah dan Pramuka guna mengenali dan mengantisipasi nyamuk aedes aegypti.

“Saya minta program ini masuk di kurikulum dan ekstrakurikuler di bidang biologi, supaya anak-anak mengenali jentik nyamuk ini untuk kemudian bisa melakukan antisipasi secara cepat,” ucapnya. [fik]

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close