Bale JabarOlahraga

8 Cabor TC di Korsel, KONI Jabar Minta Kontribusi 56 Emas di PON 2016

Logo PON 2016BANDUNG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat menargetkan 56 medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 mendatang dari delapan cabang olahraga yang bulan Juni ini hingga Agustus 2016 mendatang, diberangkatkan ke Korea Selatan untuk menjalani pemusatan latihan.

Delapan cabor yang akan melakukan pemusatan latihan di negeri ginseng itu adalah taekwondo, tinju, Judo, gulat, anggar, menembak, panahan, dan atletik. Ketua Tim Pengendali Latihan Korea Selatan, Trio Arsefto menuturkan, target 56 medali emas itu pun sudah terpetakan di setiap cabornya.

Seperti halnya pada atlet cabor judo yang berangkat ke Korsel, KONI Jabar menargetkan 14 medali emas, taekwondo sebanyak 10 emas, menembak ditarget 14 medali emas, tinju sebanyak lima emas, gulat ditarget lima emas, panahan sebanyak empat emas, dan anggar ditargetkan tiga medali emas.

“Dari delapan cabang olahraga yang TC di Korea tersebut, KONI menargetkan minimal 56 emas. Tapi peluang sendiri, kami maksimalkan bisa meraih 76 medali emas,” ujar Trio saat ditemui di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran No. 37A  Bandung, Selasa (7/6/2016).

Sebelumnya, delapan cabor itu pun selama Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) ditangani oleh pelatih asal negeri ginseng. Alhasil atlet dari delapan cabang olahraga tersebut sudah memperlihatkan prestasi yang signifikan. Salah satunya adalah menembak yang belum lama ini berhasil menjadi juara umum kejurnas menembak.

Selain delapan cabang olahraga yang khusus ditangani tim pengendali Korea Selatan, terdapat beberapa cabang olahraga yang juga melakukan sentralisasi latihan di negeri ginseng. Sentralisasi tersebut dilakukan berdasarkan program kerja Pelatda yang disusun oleh pengurus provinsi cabang olahraga yang bersangkutan.

“Seperti sepatu roda yang berlatih di Korea Selatan itu atas program Pengprov Porserosi. Setiap cabang olahraga dipersilakan untuk melakukan latihan dan sentralisasi di Korea Selatan, namun harus melapor terlebih dahulu. Pasalnya, pihak Korea Selatan sendiri tidak menerima cabang olahraga yang memang bukan dominasi mereka di Olimpiade,” pungkasnya.[bar]

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close