Rabu, Oktober 20, 2021
BerandaBale BandungAksebilitas Jalan Pertajam Pembangunan Dadang Naser Periode Kedua

Aksebilitas Jalan Pertajam Pembangunan Dadang Naser Periode Kedua

Bupati Bandung, H. Dadang Mochamad Nasser, S.H., M.Ipol membuka secara resmi kegiatan Musrenbang 2016 di Gedung Moch. Toha Komp Perkantoran Pemkab Bandung, Kamis (3/3).  by Humas Pemkab Bandung
Bupati Bandung, H. Dadang Mochamad Nasser, S.H., M.Ipol membuka Musrenbang 2016 di Gedung Moch. Toha, Perkantoran Pemkab Bandung, Kamis (3/3). by Humas Pemkab Bandung

SOREANG – Aksebilitas jalan menjadi salah satu penajaman program pembangunan daerah periode kedua pemerintahan Bupati Bandung H.Dadang Mochamad Naser, SH, M.I.Pol (Tahun 2016-2021). Di samping itu, penanganan banjir melalui rencana relokasi dan penataan drainase tetap menjadi prioritas Pemkab Bandung lima tahun ke depan.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Tingkat Pemkab Bandung Tahun 2016 yang dipusatkan di Gedung Moch.Toha Komplek Perkantoran Pemkab Bandung Soreang, Kamis (3/3/16). Musrenbang kali ini bertema “Meningkatkan Perencanaan Pembangunan yang Berkualitas, Implementatif dan Berdaya Saing Melalui Semangat Sabilulungan.”

Musrenbang dinilai Dadang M.Naser sebagai media untuk mencapai target pemantapan pembangunan Kabupaten Bandung agar semakin baik lagi. Dalam Musrenbang, semua perencanaan program pembangunan dituangkan.

“Perencanaan merupakan kunci keberhasilan pembangunan. Jika perencanaanya baik, maka pembangunan pun akan berhasil,” tandas bupati. Ia menambahkan, selain perencanaan yang baik, anggaran pun perlu diefisien dan diefektifkan agar program yang dibuat menjadi tepat sasaran.

Sejalan dengan visi misi pembangunan daerah untuk periode tahun 2016-2021, menurut Dadang kiranya Pemkab Bandung perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh juga sekaligus melakukan penajaman program-program yang akan diarahkan.

Sementara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, lanjut Dadang, perlu didorong capaian lama sekolah dan juga memperluas target beasiswa, penyediaan fasilitas bagi penyandang disabilitas dan lansia serta perlindungan anak-anak dan perempuan.

“Sedangkan capaian program kesehatan akan dikonsentrasikan pada terobosan yang bersifat promotif dan preventif, baik untuk fasilitas peningkatan kualitas pelayanan fisik maupun non fisik,” sebut Dadang.

Sekretaris Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah IV Priangan Jabar, Bambang Agus Suhardi, SH, MM saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan kegiatan Musrenbang Kabupaten/Kota merupakan bagian dari serangkaian dialog pembangunan yang akan berakhir pada Musrenbang provinsi dan nasional.

“Dari siklus proses tahapan perencanaan pembangunan yang berawal dari musyawarah tingkat desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi,” kata Bambang.

Bambang menjelaskan beberapa hal yang menjadi tantangan bersama dalam membangun kabupaten/kota dan provinsi Jabar yang masih harus dituntaskan, diantaranya adalah bersinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam dukungan sukses implementasi program-program nasional di Jawa Barat.

“Pendidikan menengah universal 12 tahun, program pengurangan kemiskinan dan pelaksanaan Sistem Jaminan Sosial Nasional serta capaian SDGs”, sebutnya..

Kegiatan yang setiap tahun difasilitasi oleh Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kabupaten Bandung ini dihadiri Ketua DPRD Kab.Bandung, Ir.H.Anang Susanto, M.Si, Wakil Bupati Bandung, H.Gungun Gunawan, S.Si, M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Ir.H.Sofian Nataprawira, MP, unsur (FKPD (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kab.Bandung, unsur akademis dari beberapa universitas, para camat serta tokoh masyarakat.

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI