Bale KBBPeristiwa

Akses Masuk ke TPA Sarimukti Terhambat Akibat Hujan

ilustrasi/net
ilustrasi/net

CIPATAT – Hujan yang terus menerus mengguyur kawasan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengakibatkan akses masuk truk pengangkut sampah ke TPA Sarimukti menjadi terhambat. Pasalnya jalanan licin mengakibatkan rawan terjadi kecelakaan sehingga truk sampah harus mengantre untuk masuk ke lokasi TPA.

Kepala UPT Kebersihan pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kabupaten Bandung Barat Apit Ahmad  Hanifah mengungkapkan akibat dari kondisi itu truk sampah baik dari Kota Bandung, Cimahi, maupun KBB menjadi terhambat. Bahkan antrean truk sampah itu cukup panjang hingga mencapai 5 kilometer.

“Antrean itu sudah terjadi sejak Senin (14/3/2016) namun yang paling parah terjadi pada Selasa (15/3/2016) dimana antrean truk mencapai panjang 5 kilometer,” sebut Apit, Sabtu (19/3/2016)

Menurutnya kondisi itu mengakibatkan sopir truk hanya mampu membuang sampah satu kali dalam sehari padahal biasanya bisa dua sampai tiga kali. Ini dikarenakan antrean tersebut yang mengakibatkan satu truk bisa menunggu hingga 6 jam untuk bisa masuk ke lokasi TPA.

Saat ini mekanisme yang diberlakukan di lokasi TPA adalah truk harus menunggu giliran masuk satu persatu ke TPA. Setelah beres membuang sampah, barulah giliran truk lain diperbolehkan untuk masuk ke TPA. Hal itu yang kemudian menyebabkan terjadinya antrean yang cukup panjang.

Padahal setiap harinya sampah yang dibuang dari Kabupaten Bandung Barat ke TPA Sarimukti mencapai 120-140 ton perhari,  lalu Kota Cimahi sebanyak 120 sampai 150 ton, dan  Kota Bandung 700-1000 ton per hari. (fik)

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close