Bale Bandung

Apa Itu Gending Karesmén?

×

Apa Itu Gending Karesmén?

Sebarkan artikel ini
Pertunjukan Gending Karesmén berjudul Katresna Ligar di Pajaratan yang dipentaskan di G.K. Sunan Ambu ISBI Bandung pada kegiatan Resital Tugas Akhir Prodi Karawitan Gelombang I, 20 April 2018. by Yogi Azis
Pertunjukan Gending Karesmén berjudul Katresna Ligar di Pajaratan yang dipentaskan di G.K. Sunan Ambu ISBI Bandung pada kegiatan Resital Tugas Akhir Prodi Karawitan Gelombang I, 20 April 2018. by Yogi Azis

Balebandung.com – Pertunjukan Gending Karesmén memang tidak sepopuler kacapi suling, wayang golék, maupun Pop Sunda yang nyatanya lebih akrab di telinga masyarakat. Namun meski tidak sepopuler kesenian lain, Gending Karesmén merupakan sebuah bentuk seni pertunjukan yang tontonannya selalu menarik dan dinamis.

Menurut pendapat Yus Wiradiredja dalam tesisnya berjudul Peranan Tembang Sunda Cianjuran dalam Gending Karesmén Lutung Kasarung (2000:47), bahwa Gending Karesmén adalah sebuah seni pertunjukan dari hasil perpaduan unsur-unsur seni yang dibingkai dalam sebuah lakon cerita yang dihantarkan secara musikal oleh musik Karawitan Sunda. Unsur-unsur seni yang dimaksud adalah seni rupa, tari, teater dan musik (Karawitan). Dalam konteks ini, musik yang digunakan dapat dari berbagai genre mulai dari Tembang Sunda Cianjuran hingga wanda anyar.

Bentuk Gending Karesmén diperkirakan muncul sekitar tahun 1920-an atau pada jaman kolonial Belanda. Pada saat itu, ada sebuah pertunjukan yang bernama Toneel (sandiwara dalam bahasa Belanda). Toneel merupakan sebuah bentuk seni pertunjukan yang media penyampaian dialognya menggunakan pola pupuh. Kesenian Toneel inilah yang ditengarai sebagai cikal bakal dari bentuk Gending Karesmén.

Sedangkan istilah Gending Karesmén itu sendiri pertama kali dicetuskan oleh Raden Machjar Angga Kusumadinata. Selain istilah Gending Karesmén, ada beberapa istilah lain yang digunakan untuk menyebut bentuk kesenian ini di antaranya: drama suara, Rinéngga Sari, Sétra Karesmén, Taman Karesmén, Tunil Tembang dan lain-lain.

Biasanya, Gending Karesmén menyajikan lakon cerita yang berasal dari cerita pantun, misalnya cerita Mundinglaya Di Kusumah dan sejarah Sunda, misalnya Lakon Ceurik Oma. Namun seiring berjalannya waktu, lakon-lakon cerita yang disajikan dalam pertunjukan Gending Karesmén mengalami perkembangan. Kini, lakon yang disajikan tidak melulu terpatok pada cerita pantun atau sejarah Sunda yang sudah ada, namun bisa juga bersumber dari naskah-naskah fiksi atau naskah-naskah gubahan baru.

Nih, tautan Youtube yang menayangkan dokumentasi Gending Karesmén. Selamat menyaksikan. *** by Mayang A. Nurzaini, 1 Juni 2019

Gending Karesmén Ceurik Oma :

Gending Karesmén Si Kabayan :

https://www.youtube.com/watch?v=RNZljhjSxUg

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]