Selasa, Oktober 19, 2021
BerandaBale BandungBangun Masjid Bukan Sekadar Indah dan Megah

Bangun Masjid Bukan Sekadar Indah dan Megah

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan meresmikan Masjid Abu Bakar Asshidiq di Komplek Perumahan Bumi Panyawangan Estate, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jumat (13//5). by Mang Bale
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan meresmikan Masjid Abu Bakar Asshidiq di Komplek Perumahan Bumi Panyawangan Estate, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jumat (13//5). by Mang Bale

CILEUNYI – Gubernur Jabar Ahmad Heryawan meresmikan Masjid Abu Bakar Asshidiq di Komplek Perumahan Bumi Panyawangan Estate, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jumat (13//5/16). Sebelum meresmikan gubernur juga sekaligus menjadi khatib Jumat di masjid yang mulai dibangun sejak Mei 2015 itu.

Membangun masjid, kata Aher, harus dimakmurkan termasuk dengan ibadahnya, bukan sekadar indah dan megahnya saja. Gubernur mengungkapkan penyakit masjid dari dulu sampai sekarang tetap sama yakni kalau salat Jumat, awal Ramadan, atau salat Id selalu penuh. Namun saat shalat subuh selalu lega, bahkan kurang.

“Untuk itu saya berharap agar masjid ini dimakmurkan dengan menggelar shalat berjamaah lima waktu dalam sehari. Ini salah satu cara memakmurkan masjid dan menjadi ciri berhasilnya pembinaan keimanan umat,” kata Aher kepada wartawan usai peresmian.

bb-aher-masjid (1)bDia menyatakan, pertumbuhan jumlah masjid baru di Jawa Barat amat minim karena lebih banyak rehab masjid lama. “Khawatirnya, penambahan rumah ibadah agama lain lebih banyak dari jumlah masjid,” ujar Aher.

Untuk itu Pemprov Jabar sedang menggenjot pembangunan 20 masjid di 16 kabupaten/kota. Anggaran pembangunan masjid tersebut mencapai hingga Rp250 miliar dari APBD Jabar Perubahan 2015 dan APBD Murni 2016. Aher mengaku pihaknya berkomitmen untuk mempercepat pembangunan masjid-masjid tersebut. “Rencananya ada 20 masjid yang akan dibangun. Setiap masjid diperkirakan menelan anggaran Rp2,5 milir. Sekarang proses pembangunannya jalan terus,” kata dia.

Aher juga mengapresiasi pemberian nama Masjid Abu Bakar Asshidiq yang mengandung filosofi guna menangkal aliran sesat yang tidak mengakui dan mencela para sahabat nabi. Lebih jauh Aher mengimbau agar kaum muslimin meniru perilaku Abu Bakar Asshidiq yang selalu jujur karena tak pernah bohong.

“Pantas para sahabat mendapat gelar diridai Allah SWT sehingga amat pantas apabila perilakunya ditiru,” kata dia.

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI