Bale Kab Bandung

Bentuk Karakter Pancasilais, dr Adang Sudrajat Ajak Pemuda Naik Gunung

NAGREG, Balebandung.com – Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Adang Sudrajat bertemu dengan sejumlah tokoh pemuda se-Kabupaten Bandung yang tergabung dalam Komunitas Pendaki Gunung, di Balai Desa Ciherang Kecamatan Nagreg, dalam acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Selasa, (16/3/21).

Kegiatan tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Pembukaan acara dilakukan secara terbuka di halaman Balai Desa Ciherang yang dilanjutkan dengan berjalan kaki atau hiking menuju puncak Gunung Kaledong.

Dalam kesempatan tersebut Adang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta. Menurutnya kegiatan generasi muda berupa  mendaki gunung bersama bisa membentuk karakter positif di tengah-tengah tantangan eksternal berupa arus globalisasi, yang membuat kehidupan yang semakin meluas dan persaingan antar bangsa yang semakin tajam.

Adang menandaskan, dalam situasi persaingan yang semakin tinggi antar bangsa perlu kekuatan daya saing yang kuat. Mendaki gunung selain membentuk kekuatan fisik juga membentuk karakter sabar, setia kawan, kekuatan visi, sensitif dalam melihat situasi dan kondisi, serta kepedulian terhadap sesama maupun lingkungan.

“Salah satunya kalau kita menjaga hutan, maka hutan akan menjaga kita. Tidak akan banyak bencana karena kerusakan lingkungan,” sebut dr Adang.

Selain itu, dengan melihat alam bebas yang begitu indah dan rumit akan mengembalikan keyakinan bahwa tiada kekuatan yang bisa menciptakan itu semua selain hanya Tuhan Yang Maha Esa.

“Ini adalah salah satu esensi dari sila ke satu dari Pancasila. Maka secara tidak langsung kegiatan ini bisa memperkuat komitmen menjaga Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara,” jelas Adang.

Adang meambahkan, kegiatan mendaki seperti ini belum ada apa-apanya bila dibanding dengan perjuangan para pahlawan bangsa yang mempertahankan negara ini dengan susah payah.

Seperti yang dilakukan oleh Panglima Besar Jenderal Sudirman yang dalam kondisi sakit dan keterbatasan fasilitas tetap berjuang dengan keluar masuk hutan di beberapa kota di Jawa Tengah dalam rangkaian perang gerilya.

“Setidaknya dengan kegiatan ini bisa sedikit merasakan apa yang dirasakan oleh para pendahulu bangsa. Terlebih lagi dengan situasi Pandemik Covid 19  yang belum berakhir, kegiatan luar ruang masih dianggap paling tepat,” kata dia

Selain membentuk daya imun tubuh yang kuat juga sebagai upaya menghindari penyebaran kalau dibanding dengan kegiatan di dalam ruangan.

Kepala Desa Ciherang, Toufik Mukti Ismail, ST , mengaku bangga dan mendapat kehormatan dengan dilaksanakannya kegiatan ini di wilayahnya.

“Ini adalah sebagai salah satu dukungan dalam menjadikan Gunung Kaledong dengan 1251 mdpl sebagai destinasi wisata olah raga hiking/pendakian dan agro wisata ke depan,” kata Taoufik.

Ia menyebut da beberapa spot yang menarik di Gunung Kaledong diantaranya Goa Monyet, Area Hutan Pinus dan Batu Lulumpang atau Batu Jubleg di area puncak. Harapan Kaledong bisa lebih baik ke depan dengan perhatian semua pihak, dengan dijaga konservasinya, sehingga aman dan bermanfaat bagi petani maupun masyarakat keseluruhan.

“Peribahasa basa suda “Hejo tur Ngejo” bisa terwujud, yang berarti petani bisa tetap bertani atau berkegiatan ekonomi namun hutan tetap lestari,” ungkap Kades.

Toufik mengajak peserta untuk memelihara hutan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak merusak vegetasi yang ada bahkan kalau bisa menambah keanekaragaman hayatinya.***

 

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close