Bale Jabar

Berebut Perempuan, Omat Habisi Saudaranya Sendiri

BANDUNG, Balebandung.com – Duel maut dua orang pria yang rebutan wanita terjadi di Pasar Caringin, Kota Bandung, pada Minggu 27 Oktober 2019 lalu. Akibatnya Deden Sujana (23) harus meregang nyawa usai berduel dengan adik sepupunya Omat Ruspandi alias Rohmat (19). Deden tewas seketika usai pisau yang dibawa Rohmat menusuk ke dada bagian kirinya.

Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Sukaryanto mengungkapkan sebelum duel, Deden dan Rohmat tengah menenggak minuman keras bersama. “Minuman yang diminum jenis tuak di salah satu blok Pasar Caringin. Deden pun menyinggung kedekatan Rohmat dengan seorang wanita yang bernama Ike. Soalnya wanita tersebut pun disukai oleh Deden,” ungkap Kapolsek saat ekspos, Jumat (1/11/19).

Kapolsek menambahkan, setelah beradu mulut, terjadilah perkelahian. “Deden sempat beberapa kali memukul Rohmat. Tak sedikit pun Rohmat melawan dan memilih untuk pergi meninggalkan Deden,” papar Kompol Sukaryanto .

Beberapa saat kemudian Rohmat kembali mendatangi korban sambil membawa sebilah pisau.”Pelaku datang kembali menemui Deden, dan langsung menusukan pisaunya ke korban,” kata Sukaryanto.

Tubuh Deden pun langsung ambruk, setelah berkali-kali Rohmat menusukan pisaunya ke dada korban. Mendapati korban tersungkur, pelaku pun langsung melarikan diri.

Polisi yang mendapat laporan kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian. “Berselang 8 jam setelah kejadian, pelaku Rohmat berhasil diamankan polisi,” papar Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku Rohmat diketahui, korban Deden dibunuh pelaku akibat kesal dengan perkataannya. “Yah, di sini juga ada motif cinta segitiga di antara pelaku dan korban,” bebernya.

Sebilah pisau dapur yang digunakan pelaku untuk menyerang korban berikut dengan beberapa pakaian korban diamankan sebagai barang bukti.

Menurut pengakuan pelaku Rohmat, selain soal perempuan, yang menjadi latar keributan dengan korban, pelaku juga mengaku kesal dengan perlakuan korban kepadanya.

“Dia sering minta uang ke saya, buat mabuk-mabukan. Dia juga sering mukul saya,” kata Rohmat yang kesehariannya bekerja sebagai kuli angkut pasar. Polisi menjeratnya dengan Pasal 338 Jo 351 ayat (2) KUHPidana, ancaman paling singkat lima tahun penjara.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close