Bale JabarHankam

Dalam 6 Bulan Ada 728 Tewas di Jalanan

bb-Jalan-Rusak
ilustrasi laka lantas akibat jalan rusak

BANDUNG – Selama enam bulan terakhir, kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Jabar masih tergolong tinggi. Dari periode Januari-Mei 2016, tercatat rata-rata 21,2 kasus per hari atau 212 kasus kecelakaan per 10 hari. Dalam periode 10 hari itu, setidaknya ada 47 orang atau 4,7 orang per hari yang meninggal dunia di jalanan.

Umumnya, kecelakaan terjadi di ruas jalan utama. Selain korban meninggal dunia, kecelakaan lalu lintas juga menyebabkan 7,6 orang per hari atau 76 orang per 10 hari mengalami luka berat. Untuk korban luka ringan dalam periode sama, tercatat ada 24,3 orang per hari atau 243 orang per 10 hari. Kerugian materil sendiri mencapai Rp 60,75 juta per harinya.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus menyebutkan, kejadian laka lantas di wilayah hukum Polda Jabar selama Januari sampai Mei 2016 mencapai 3.229 kasus. Dari angka itu, menyebabkan 728 orang meninggal dunia, luka berat 1.167 orang serta luka ringan 3.702 orang. Kerugian materil mencapai Rp 9,234 miliar.

“Angka kecelakaan yang terjadi di wilayah hukum Polda Jabar itu, tampak berbanding lurus dengan kepatuhan pengendara,” kata Yusri kepada wartawan, Senin (6/6/16).

Selama Operasi Patuh Lodaya 2016 yang selesai digelar beberapa waktu lalu, tercatat ada sebanyak 116.201 kendaraan yang terjaring razia. Angka tersebut, meningkat 80,19% dari pelaksanaan operasi yang sama pada periode 2015 yang hanya 64.485 kendaraan yang terjaring razia.

Selain kepatuhan pengendara, Yusri mengakui kondisi sarana jalan juga menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan. Di hampir seluruh ruas jalan utama, kerap terjadi lubang yang membahayakan. Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, bisa menjadi salah satu contohnya.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close