Bale JabarOlahraga

Deddy Bilang Tak Perlu Kuatir Persiapan PON

Wagub Jabar Deddy Mizwar saat sosialisasi PON XIX/2016 di Boulevard Pantai Barat Pangandaran Kabupaten Pangandaran, Minggu (15/5). by Hadi Suwarno/balebandung.com
Wagub Jabar Deddy Mizwar saat sosialisasi PON XIX/2016 di Boulevard Pantai Barat Pangandaran Kabupaten Pangandaran, Minggu (15/5). by Hadi Suwarno/balebandung.com

PANGANDARAN – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menyatakan tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait persiapan PON XIX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016 Jabar dan dipastikan semua tahapan dilewati berikut dinamika di dalamnya.

“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dalam persiapan PON XIX/2016, karena semuanya dikerjakan secara maksimal. Tidak ada pekerjaan yang tidak berkendala, tapi sejauh ini tertangani,” kata wagub saat sosialisasi PON XIX/2016 di Boulevard Pantai Barat Pangandaran Kabupaten Pangandaran, Minggu (15/5/16).

Deddy menegaskan PON dan Peparnas merupakan semangat dan komitmen masyarakat Jabar terhadap pembinaan prestasi olahraga nasional yang mana momen itu harus menjadi momentum kebangkitan prestasi olahraga nasional dengan lahirnya legenda-legenda baru olahraga Indonesia.

Perhelatan PON XIX/2016 akan digelar pada 17-29 September 2016 di 16 kabupaten/kota di Jabar, sedangkan Peparnas XV/2016 akan digelar pada 15-24 Oktober 2016 yang akan dipusatkan di Kota Bandung.

Deddy berharap masyarakat Jabar dan umumnya masyarakat Indonesia untuk ikut menggelorakan semangat pesta olahraga itu sehingga PON benar-benar menjadi perhatian masyarakat demi bangkitnya kembali prestasi-prestasi emas atlet Indonesia.

“PON XIX/2016 Jabar salah satu kesempatan emas bagi Jabar untuk mencatat sejarah emas, untuk menjadi tuan rumah lagi butuh 136 tahun lagi. Jadi inilah saatnya warga Jabar memaksimalkan momen strategis dan langka menjadi tuan rumah PON ini sebaik-baiknya, melahirkan sejarah spektakuler perhelatan olahraga nasional,” cetusnya.

Sementara itu bagi 16 kabupaten/kota yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertandingan, untuk menjadikan momen itu sebagai awal untuk pengembangan olahraga khas daerah yang akan menjadi unggulan. “Contohnya Pangandaran menjadi tuan rumah pertandingan PON untuk cabang terjun payung dan pacuan kuda, Nantinya harus menjadi lokasi pelatihan yang berkelanjutan sehingga lahir atlet-atlet olahraga khas daerah Pangandaran,” sebut Deddy.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close