Bale Kab Bandung

Dede Yusuf: Program Bisa dan Balasa Upaya Pulihkan Sektor Pariwisata

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf saat peresmian program BISA dan Balasa di Buper Rancaupas Kec Rancabali Kab Bandung, Sabtu (18/2/20). by aby

RANCABALI, Balebandung.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenpar Ekraf) bekerjasama dengan Komisi X DPR RI meluncurkan progran Bersih-bersih Tempat Wisata (Bisa) dan Bantuan Lauk Pauk Siap Saji (Balasa).

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan Efendi hadir pada peresmian program BISA dan Balasa ini di Bumi Perkemahan Rancaupas Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung, Sabtu (18/2/2020). Dede menjelaskan kedua program ini merupakan upaya pemerintah dalam me-recovery sektor pariwisata dan ekraf.

“Pariwisata dan ekraf ini merupakan sektor yang paling terdampak Covid-19. 90 persen habis akibat pandemi. Maka mulai saat ini sampai Desember 2020 pemerintah mengupayakan recovery sektor ini, yang diperkirakan bisa kembali pulih pada Januari 2021,” jelas Dede kepada wartawan.

Dalam rangka pemulihan tersebut, program BISA diluncurkan dengan kegiatan bersih-bersih tempat pariwisata, untuk menggerakkan para pelaku wisata dengan bersih-bersih, agar bisa mendapatkan honor kerja dari pemerintah.

“Honornya untuk dua hari ini berkisar Rp230 ribu bagi para pelaku pariwisata dan ekraf. Program untuk menopang ekonomi pelk pariwisata ini bisa dilakukan sampai Desember 2020,” sebut Dede.

Sedangkan program Balasa bantuan lauk pauk siap saji bagi para pelaku pariwisata. “Untuk Kabupaten Bandung sebanyak 4.200 paket Balasa dan Kabupaten Bandung Barat 2.800 paket Balasa. Dari total yang disalurkan pemerintah sebanyak 200 ribu. Kalau kurang, nanti ditambahkan lagi,” kata anggota Fraksi Demokrat DPR RI ini.

Selain program Bisa dan Balasa, imbuh Dede, pemerintah juga tengah menyiapkan kredit sangat ringan bagi para pelaku usaha dan ekonomi kreatif yang membutuhkan dana segar.

Bantuan lain pun sudah dirilis seperti bantuan modal untuk pelaku ekraf dan bantuan peralatan bagi para seniman budayawan. “Untuk bantuan kredit sangat ringan itu regulasinya sedang digodok Kementerian Keuangan,” ujar Dede. ***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close