Bale Bandung

Desa Tegalluar Bagikan Kain Kafan Tiap Peringatan 1 Muharam

×

Desa Tegalluar Bagikan Kain Kafan Tiap Peringatan 1 Muharam

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Tegalluar Emma Detty (berkudung) bersama Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dadang Supriatna saat membagikan kain kafan ke perwakilan RW di Desa Tegalluar Kec Bojongsoang Kab Bandung dalam peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1438 Hijriyah, Senin (2/11). by DSMC

BOJONGSOANG, Balebandung.com – Ada kegiatan unik dan menarik sekaligus menyentuh tiap peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam di Desa Tegalluar,Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Pemerintah desa setempat secara rutin membagikan kain kafan kepada warganya di 14 RW. Bantuan paket kain kafan tersebut diserahkan melalui masing-masing Ketua RW. Tiap RW mendapatkan kain kafan sepanjang 50 meter.

Kepala Desa Tegalluar Emma Detty mengatakan hingga kini bantuan tersebut tetap disalurkan seperti pada malam peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1438 Hijriyah yang digelar Selasa (1/11/16).

“Sebenarnya setiap malam Tahun Baru Hijriyah, secara rutin kami membagikan kain kafan untuk warga yang diwakili 14 Ketua RW. Hal ini sebagai wujud kepedulian kami kepada warga dan sebagai rasa ungkapan syukur kepada Allah seiring memasuki Tahun Baru Hijriyah,” kata Emma kepada Balebandung.com.

Tradisi pembagian kain kafan menurut Emma sudah berlangsung beberapa tahun lalu oleh Kepala Desa Tegalluar sebelumnya Dadang Supriatna. Emma menambahkan selain pembagian kain kafan, pihaknya juga menyalurkan bantuan dari PT KSM bagi warga korban banjir di Desa Tegalluar.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung yang juga mantan Kades Tegalluar Dadang Supriatna mengisahkan ide tradisi pembagian kain kafan pertama kali tercetus saat salah seorang warganya yang meninggal dunia, namun pengurus RW setempat kesulitan mencari kain kafan, terlebih warga yang meninggal termasuk warga tidak mampu.

“Waktu itu saat saya masih menjabat kepala desa secara bersamaan meninggal pula sepasang suami istri warga desa. Tapi lagi-lagi di RW masih kesulitan mencari kain kafan. Waktu pas sedang mau memperingati malam Tahun Baru Hijriah, dari situ kami selaku aparat desa waktu itu sangat tersentuh dan merasa terpanggil kemudian berinisiatif membagikan kain kafan secara gratis kepada tiap RW se-Desa Tegalluar di setiap malam tahun baru Islam,”kenang Kang DS, sapaan Dadang Supriatna.

Anggota Dewan yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Bandung ini mengungkapkan, selain pembagian kain kafan, kegiatan sosial lainnya pun digelar seperti sunatan massal dan beasiswa bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.

“Kami beri beasiswa alakadarnya sesuai kebutuhan siswa tersebut. Kalau ada yang tidak sekolah dengan alasan tidak punya biaya, lalu kami sekolahkan. Istilahnya mungkin saya selaku kepala desa waktu itu sekaligus jadi bapak angkat mereka,” kata Kang DS.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]

Bale Bandung

Sebuah naskah tua dari daun lontar menyimpan ingatan panjang tentang Sunda. Namanya Carita Parahyangan. Naskah ini dikenal sebagai naskah anonim Sunda Kuno. Nama penulisnya tidak diketahui. Para ahli umumnya memperkirakan naskah ini disusun pada akhir abad ke-16, sekitar tahun 1580 M, tidak lama setelah masa akhir Pakuan Pajajaran. Dalam tradisi pernaskahan, naskah ini dikenal sebagai […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com — Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri audiensi bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) RI, Rini Widyantini, di Kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta, Rabu (13/5). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Ia bersama jajaran pengurus APKASI menyampaikan berbagai […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — Pembahasan Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) di DPRD Kabupaten Bandung diperpanjang bukan tanpa alasan. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, MA Hailuki menyebut regulasi tersebut harus disusun lebih matang karena menyangkut masa depan pengelolaan aset strategis dan potensi peningkatan PAD daerah Hailuki, menilai Raperda tentang Pengelolaan BMD memiliki posisi strategis bagi masa […]