Bale Kab Bandung

Dijanjikan Kerja oleh Kenalannya di Facebook, Gadis Ini Malah Dicabuli

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan saat eskpos kasus perkosaan di Mapolesta Bandung, Jl Bhayangkara, Soreang, Kamis (13/2/20). by epul/bbcom

SOREANG, Balebandung.com – Malang nasib Bunga (13), menjadi korban pemerkosaan dari kenalannya yang berawal di facebook. Awalnya gadis warga Kabupaten Bandung itu tidak menyangka kalau akun facebook bernama Sinta tersebut ternyata seorang laki-laki.

Ternyata nama Sinta di akun facebook itu sebenarnya seorang pria berinisial JN (38) alias Udin, warga Kabupaten Pandeglang Jawa Barat.

Bunga dan Sinta alias Udin pun terus chatting di facebook. JN menawarkan pekerjaan kepada bungan dengan gaji menggiurkan Rp12 juta plus diberi handphone. Tapi Udin mengajukan syarat, Bunga harus mengirimkan foto bugil kepadanya. Akibat tergiur dengan gaji pekerjaan dan handphone yang ditawarkan Udin, Bunga pun mengirimkan foto bugilnya.

Setelah itu, JN meminta Bunga untuk seseorang bernama Riska,agar menemuinya di kawasan Cikawlongwetan, Kabupaten Bandung Barat. Bunga ditemani dua temannya menuju ke Kab Bandung Barat.  Setelah bertemu, Riska yang tak lain Udin sendiri, membawa Bunga ke suatu ruamh kontrakan. Sementara kedua teman Bunga disuruh pulang oleh Bunga. Tapi di rumah kontrakan itu Bunga dipaksa meladeni nafsu syahwat Udin, dengan diancam kalau tidak mau meladeni, foto bugil Bunga bakal disebar di media sosial.

Karena takut, akhirnya Bunga pasrah ketimbang foto bugilnya jadi viral di medsos. Tak cukup menyetubuhi Bunga, Udin pun merekam video adegan pemerkosaan itu dengan HP-nya.

“Tapi akhirnya korban Bunga ini bisa melarikan diri dari tersangka, dengan cara memanjat jendela dari rumah kontrakan itu. Korban lantas meminta pertolongan kepada warga sekitar,” kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan saat eskpos kasus di Mapolesta Bandung, Jl Bhayangkara, Soreang, Kamis (13/2/20).

Berselang empaat hari sejak Bunga kabur, pelaku Udin meng-upload foto-foto dan video yang direkamnya itu ke facebook. Setelah memviralkan, pelaku menjual hp-nya ke daerah Cikarang, Bekasi.

Pada 8 Februari lalu, Ny EF, ibu dari korban, melihat video yang jadi viral di medsos itu, di akun facebook bernama Sinta dan Riska. Ibu korban meyakini kalau foto-foto dan video asusila yang ada di akun facebook itu anaknya.

“Orangtua korban lantas menanyakan tentang video yang beredar itu kepada Bunga, dan Bunga pun mengaku kalau ia diperkosa,. Setelah itu oratua korban melapor ke polisi tanggal 10 Februari, lalu tanggal 11 Februarti kita berhasil menangkap pelaku di kawasan Cipeundeuy, Bandung Barat,” kata Kapolresta.

Kombes Pol Henda menyatakan pihaknya masih mengembangkan kasus ini karena diduga kuat masih ada korban lain akibat perbuatan Udin. “Ini yang baru terungkap baru satu, masih ada lagi satu korban yang dilakukan oleh pelaku,” ujar Kapolresta.

“Tersangka dijerat pasal berlapi Pasal 27 ayat 1 dan Pasal 45 ayat 1 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman 6 tahun penjara. Selain itu juga diancam Pasal 81 dan 82 Undang-undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” tandas Hendra.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa hp merek Samsung milik pelaku, 3 lembar print out dari screenshoot akun fb Sinta dan Riska, screenshot wajah pelaku yang tertangkap CCTV, jaket dan pakaian pelaku dan pakaian korban. ***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close