Bale Kab Bandung

Ditegur Saat Pesta Miras, Pemuda Mabuk Keroyok Anggota Polisi

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan bersama anggota polisi korban pengeroyokan, ekspos kasus penganiayaan anggota polisi, di Mapolresta Bandung, Senin (27/7/20). by aby bbcom

SOREANG, Balebandung.com – Anggota Babinkamtibmas Polsek Baleendah Polresta Bandung Brigadir Iwan Handayana (42), mengalami luka yang cukup serius di pelipis mata sebelah kanan, akibat dianiaya para pemuda yang sedang mabuk.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan kejadian berawal adanya laporan masyarakat tentang adanya beberapa pemuda yang sedang pesta miras pada Sabtu (25/7/20).

Mendapat laporan tersebut, jelas Hendra, petugas langsung ke lokasi tersebut, dan benar ada para pemuda sedang pesta miras. Mereka ditegur petugas yang didampingi aparat desa.

“Saat ditegur petugas, pemuda yang sedang mabuk tersebut berkilah saya sedang minum tuak, tidak meresahkan. Dan saya putra daerah dan tidak takut sama polisi. Ketika diminta bubar, mereka malah bukanya bubar. Namun mendatangi petugas sambil ngomong saya tidak takut sama polisi,” jelas kepada wartawan saat ekspose di Mapolresta Bandung, Senin (27/7/2020).

Setelah mencaci polisi dengan kata kasar, kemudian pemuda tersebut mengejar petugas polisi dan aparat desa. Mereka langsung melakukan pengeroyokan dan penganiayaan kepada korban.

Hendra menambahkan, di lokasi kejadian para pemuda tersebut menganiaya korban dengan brutal tanpa ampun. Korban tidak berdaya karena para pelaku jumlahnya lebih banyak.

“Para pelaku menganiaya dengan menggunakan batu bata dan batu. Dalam kasus ini, petugas mengamankan beberapa pelaku yakni dua pelaku dewasa dan beberapa pelaku yang usianya di bawah umur di mana pelaku di bawah umur terlibat melakukan pengeroyokan dengan menggunakan tangan kosong,” ungkap Kombes Pol Hendra.

Hendra menambahkan, petugas berhasil mengamankan pelaku Selang berapa jam kejadian. Pelaku berinisial MS (30) dan AM (19), keduanya merupakan warga Desa Bojong Malaka Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung.

Bongkahan batu berukuran kepala tangan orang dewasa , sebuah helm dan delapan jerigen miras jenis tuak dijadikan barang bukti. Kedua pelaku dijerat pasal 170 KUHPidana dan 212 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun, ditambah 1 tahun 4 bulan penjara. ***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close