Bale JabarHukum

Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Politik Bupati Non Aktif Cirebon Dicabut 5 Tahun

Suasana sidang kasus korupsi Bupati Cirebon Sunjaya

BANDUNG, Balebandung.com – Bupati non aktif Cirebon Sunjaya Purwadisastra, dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK tujuh tahun penjara. Dalam amar tuntutannya, JPU menjelaskan Sunjaya bersalah karena menerima suap sesuai Pasal 12 huruf b tentang Pidana Korupsi dalam UU 31 tahun 1999 Jo pasal 55 ayat 1.

JPU KPK Iskandar Marwoto menjelaskan, sesuai fakta persidangan pihaknya menuntut 7 tahun penjara bagi Sunjaya sebagai pelaku utama suap.

“Hal ini sesuai fakta persidangan, bahwa perbuatannya melanggar norma hukum, serta kepercayaan publik sebagai kepala daerah, kami meminta majelis hakim agar menjatuhkan hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp 400 juta subsider enam bulan penjara,” tandas JPU Iskandar, di Ruang Sidang 1 Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Rabu (24/4/19)

Hal yang meringankan dari terdakwa yakni belum pernah dihukum dan mengakui kesalahannya. “Untuk hal yang memberatkan yakni tidak mendukung pemerintah dalam memberantas korupsi, menodai kepercayaan masyarakat Cirebon, sebagai kepala daerah seharusnya memberi contoh baik,” papar Jaksa KPK.

Sidang sendiri akan dilanjutkan dua pekan mendatang tanggal 8 Mei 2019 dengan agenda pleidoi. Usai Sidang, Sunjaya enggan berkomentar dengan alasan sakit. “No comment, saya lagi sakit,” tukasnya saat keluar ruang sidang.

Sementara itu pengacara terdakwa Wawan Suwandi menyatakan akan menuangkan pleidoi terkait tuntutan JPU KPK. “Kami akan tuangkan dalam pleidoi nanti, banyak fakta persidangan yang diabaikan,” kilah Wawan.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close