Bale Kab Bandung

dr Adang Sudrajat ; BPOM Tidak Harus Melulu Soal Pengawasan dan Tindakan

BPOM Sosialisasi Penggunaan Obat dan Makanan

BALEENDAH, Balebandung.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bandung menggelar Sosialisasi Penggunaan Obat dan Makanan yang Baik dan Aman, di Gedung Berkah Sadaya, Kec Baleendah, Kab Bandung, Jumat (20/12/19).

Tampil sebagai nara sumber komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) bersama tokoh masyarakat ini antara lain anggota Komisi IX DPR RI dr. H. Adang Sudrajat, MM; dan Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen (SerLIK) BPOM Bandung. Turut tampil memberikan sambutan Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan dan anggota DPRD Jawa Barat Jajang Rohana.

Anggota Komisi IX DPR dr Adang mengatakan bahwa BPOM tidak harus melulu melakukan sebuah pengawasan dan tindakan terhadap produk yang beredar di masyarakat, namun juga BPOM berkewajiban untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar bisa mendeteksi zat-zat yang berbahaya pada makanan atau obat yang beredar.

“BPOM tidak harus melulu melakukan pengawasan dan tindakan, tetapi juga BPOM berkewajiban memberikan edukasi pada masyarakat cara mendeteksi zat-zat yang berbahaya pada makanan atau obat,” kata Adang kepada Balebandung.com usai acara.

Anggota DPR dari Dapil Jabar 2 ini juga berharap masyarakat yang hadir bisa menjadi perpanjangan lidah dari BBPOM dengan cara menyampaikan kembali apa yang sudah didapat kepada masyarakat lainnya, seperti kerabat atau keluarganya.

“Sehingga bisa lebih banyak lagi masyarakat yang bisa untuk menseleksi makanan dan obat yang akan dikonsumsi. Dengan begitu akan dapat meminimalisir masyarakat yang akan terpapar oleh zat berbahaya pada makanan ataupun obat,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut juga mendapatkan apresiasi dari Wakil Bupati Bandung H. Gun Gun Gunawan, S.Si, M.Si. mengingat begitu banyaknya makanan dan obat yang beredar di masyarakat mangandung zat berbahaya.

“Dengan kegiatan sosialiasi dari BBPOM ini masyarakat bisa diberitahu cara dan dicontohkan cara mencek makanan dan obat yang aman,” kata Gun Gun.

Menurutnya kegiatan edukasi ini bisa dilakukan di tempat-tempat lainnya di Kabupaten Bandung, sesuai dengan program pemerintah Kabupaten Bandung yang ingin membangun pasar-pasar yang sehat dan aman.

“Kegiatan ini bisa bersinergi dengan program pemerintahan daerah yang ingin membangun pasar-pasar yang sehat dan aman. Semakin banyak masyarakat yang faham, maka bisa membantu Dinas kesehatan Dalam mengawas produk makanan atau obat yang beredar” pungkasnya.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close