Bale PolitikPolitik Kab Bdg

dr Adang Sudrajat; “Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Harus Masif”

Anggota MPR RI dr. H. Adang Sudrajat, MM.AV saat Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara, di Graha Sejahtera Kantor DPD PKS Kab Bandung Jalan Kiastramanggala, Baleendah, Kamis (7 3/19). by fpks

BALEENDAH – Anggota MPR RI dr. H. Adang Sudrajat, MM.AV berpesan agar di musim hujan ini perlu diwaspadai dua hal utama yakni adalah dampak fisik dan dampak biologis musim penghujan. Dampak fisiknya, jelas Adang, terkait bencana banjir dan longsor. Sedangkan dampak biologis adalah munculnya wabah penyakit terutama demam berdarah.

“Saya mengingatkan kepada kita semua, bahwa demam berdarah ini perlu ada edukasi massif untuk pencegahannya. Karena ini sangat mudah menyebar pada suatu area, sehingga kehidupan bermasyarakat dapat terganggu,” ucap dr Adang, saat Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara, di Graha Sejahter Kantor DPD PKS Kab Bandung Jalan Kiastramanggala, Baleendah, Kamis (7 3/19).

Anggota DPR RI Dapil Jabar 2 ini menuturkan, di DKI Jakarta, demam berdarah sudah mencapai 2.200 lebih kasus. Ia berharap, masyarakat Kab Bandung mampu teredukasi pada pencegahan serangan demam berdarah, sehingga meminimalisir dampak mewabahnya penyakit ini.

“Perlu setiap warga negara menguatkan kewaspadaan, bahwa penguatan ideologi yang selama ini dilakukan MPR dengan menambah wawasan berbangsa dan bernegara, juga perlu pemahaman bagaimana cara berkehidupan yang sehat. Karena pada tubuh yang sehat, akan mendorong pada jiwa yang kuat. Untuk itu, pemerintah perlu mensinergikan antara sosialisasi ideologi dan pemahaman cara hidup yang sehat,” ujar politisi PKS ini di hadapan 300 peserta sosialisasi.

Di akhir sosialisasi berbangsa dan bernegara tersebut, Adang kembali mengingatkan, agar masyarakat tetap terus meningkatkan wawasan dalam segala disiplin ilmu. Terutama bidang yang mampu memberikan kontribusi pada kestabilan keamanan dan kenyamanan warga dalam bermasyarakat.

Pada kesempatan itu ia juga menyelipkan agar masyarakat selalu berpartisipasi aktif pada pesta demokrasi 5 tahunan yang kebetulan tahun ini memiliki keistimewaan di mana pemilihan presiden bersamaan waktunya dengan pemilihan legislatif.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close