Bale JabarHukum

Dulah Mengaku Postingannya Mengingatkan agar Tak Ada People Power

Pelaku Ujaran Kebencian di medsos,Solatun Dulah Sayuti (50), diamankan Ditreskrimsus Polda Jabar.

BANDUNG, Balebandung – Tersangka ujaran kebencian Solatun Dulah Sayuti yang memposting ujaran kebencian di Facebook, mengaku tak menyadari postingannya.

Saat ekspos di Gedung Ditreskrimsus Polda Jabar, tersangka Solatun mengaku bertujuan mengingatkan agar tak terjadi People Power. “Jadi tujuannya mengingatkan, agar tidak terjadi people power,namun kontennya saya akui beda dari maksud tujuan saya,” tukas Dulah, Jumat (10/5/19).

Diakuinya, info People Power didapat dari dua tulisan digrup. “Ada videonya juga,” jelasnya. Dosen pasca sarjana perguruan tinggi swasta ini, mengaku tak mungkin melakukan adu domba di medsos. “Saya kalau ngajar selalu minta mahasiswa saya untuk cek ricek di medsos, saya sekarang tidak melakukan itu,” akunya.

Dirinya mengaku, bahwa khawatir dan takut polisi bentrok sama rakyat. “Jangan sampai ini terjadi. Nggak mungkin saya membiarkan membentur kan people power. Saya tidak merasa apapun, namun saya siap dengan hukuman apapun. Ini kesalahan saya akui, saya perbaiki. Niat tidak ada, dalam postingan ini saya melihat kesiapan polisi, ada rasionalisasi polisi dengan rakyat, bahwa saya mengaku salah dalam hal ini dan meminta maaf,” pungkasnya.***

Dosen Pelaku Penyebar Ujaran Kebencian Ngaku Iseng

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close