Bale Jabar

Lestarikan Budaya sebagai Aset Ekonomi Kreatif

×

Lestarikan Budaya sebagai Aset Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini
Festival Drama Musikal Remaja
Festival Drama Musikal Remaja

KOTA BANDUNG — Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan bila sejak dini nilai-nilai budaya, lewat cerita, atau legenda telah ditanamkan, maka suatu hari nanti cerita tersebut akan terus menurun ke generasi selanjutnya. Sehingga produk budaya daerah dapat terlestarikan dan dapat menjadi bagian budaya nasional.

“Sejalan dengan tagline kegiatan ini, ‘Mengantarkan Nilai – Nilai Luhur Cerita Rakyat, Kisah Atau Legenda Jawa Barat Sebagai Khasanah Sastra Nasional dan Perjuangan Membentuk Karakter Bangsa’, hal ini tentunya merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian Budaya Bangsa. Diharapkan dengan kegiatan ini akan muncul dorongan untuk ikut serta memiliki semangat yang sama dalam menjaga dan mengembangkan budaya sebagai warisan leluhur,” tutur Deddy saat membuka Festival Drama Musikal Remaja Jawa Barat ke-5 di Gd. Kesenian Rumentang Siang, Bandung, Kamis (7/1/16).

Terlebih menurutnya, saat ini adalah jamannya ekonomi kreatif. Bila sejak dulu masyarakat pada umumnya ‘memandang rendah’ pelaku seni, dengan mengatakan ‘mau jadi apa? Mau makan apa bermain seni terus?’, tutur wagub, itu karena dulu masyarakat belum berfikir nilai budaya dan seni dapat menjadi aset ekonomi kreatif. Tetapi justru saat ini industri kreatif tumbuh berdampingan bersama bidang industri lainnya. Bahkan Industri kreatif mempunyai tempat tersendiri di pasar internasional.

Di era ekonomi kreatif di mana seni pertunjukan menjadi salah satu bidang industri kreatif, menurut Deddy kita memiliki sesuatu yang tidak dimiliki bangsa lain, yaitu budaya yang beragam.

“Itu keuntungan buat kita. Maka kita dorong peran masyarakat untuk berperan pada ekonomi kreatif ini, kita gali, kita asah potensi, bakat – bakat terpendam anak – anak kita ini, sejak usia remaja ini. Salah satunya lewat festival – festival seperti ini, ini bagus,” ujar Deddy.

Adapun, Festival Drama Musikal Remaja yang diinisiasi Komunitas Teater BEL Bandung ini bersifat lomba. Maka capaian kualitas seni peran dan kerja keras yang tidak bisa instan didapat, adalah goal yang perlu dicapai. Sehingga sadar tak sadar, para peserta festival dituntut untuk saling menghargai, jujur, dan, demokratis.

Penampilan para peserta akan dinilai oleh dewan juri festival diantaranya, Embie C. Noer (musisi, penata musik), Joko Kurniawan (Dosen Teater ISBI Bandung), dan Erry Anwar (praktisi teater, sutradara teater). Peserta terbaik berhak mendapat hadiah trophy, piagam penghargaan, dan uang pembinaan.

Festival digelar dalam rangka mewadahi kreatifitas remaja di Jawa Barat, terutama pada bidang seni pertunjukan. Kali ini sebanyak 17 grup teater remaja dari kabupaten/kota se-Jawa Barat tampil sebagai peserta festival.

Naskah-naskah drama yang dilombakan bersumber dari kisah, legenda, dan atau cerita Rakyat Jawa Barat. Dengan tujuan memuliakan seni peran, sekaligus mengenalkan kisah legenda tersebut untuk menumbuhkan tradisi kreatif dan kolektif pada kaum remaja.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Festival Al Jabbar 2026 mulai memperkuat jajaran kreatifnya dengan menggandeng dua maestro seni pertunjukan Jawa Barat, Rosikin WK, S.Sn., M.Sn. dan aktor teater sekaligus film senior R. Irwan Guntari WK, S.Sn. Keduanya dipercaya menggarap konsep pembukaan dan penutupan festival yang diproyeksikan menjadi salah satu atraksi utama dalam perhelatan budaya tersebut. Kedua seniman itu […]