Bale Kota BandungHankam

Geng Cianjur Sikat 57 Motor

Kapolrestabes Bandung Kompol Hendro Pandowo saat ekspos curanmor di Mapolrestabes Bandung, Senin (9/1). by XV/bbcom
Kapolrestabes Bandung Kompol Hendro Pandowo saat ekspos curanmor di Mapolrestabes Bandung, Senin (9/1). by XV/bbcom

BANDUNG – Polrestabes Bandung membekuk “Geng Cianjur,” para pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor. Geng yang kerap beraksi di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya ini diamankan beserta 57 unit motor hasil kejahatannya.

“Satreskrim Polrestabes Bandung beserta tim lapangan telah menangkap tiga orang pelaku dan satu orang penadah. Jadi ada empat pelaku, mereka semua ini dari Cianjur jadi kita sebut Geng Cianjur,” kata Kapolresta Bandung Komisaris Polisi Hendro Pandowo kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Senin (9/1/17).

?Polisi mengamankan pelaku DH (35), DI (32),DJ (30) dan J alias Jukir (40) seorang penadah. DH, dan DI terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melawan saat dikejar petugas.

“?Ketiga pelaku ini ditangkap di daerah Cianjur Selatan, termasuk penadahnya. Dari pelaku kita sita 25 motor berbagai jenis dan merek. Dua diantara pelaku melakukan perlawanan, jadi kita lakukan tindakan tegas keras dan terukur,” tandas Hendro.

Dari hasil interogasi, para pelaku mengaku sudah 70 kali ini melakukan kejahatannya di wilayah Bandung dan sekitarnya dalam dua tahun terakhir. Mereka berbagi peran untuk memuluskan aksinya. Ada yang mengeksekusi, ada yang mengawasi.?

Selama aksinya gerombolan ini menggunakan kunci letter T. Namun kata Hendro tidak menutup kemungkinan mereka melukai korbannya ketika menjalankan aksinya. ?”Sementara tidak ditemukan modus baru. Dia hanya menggunakan kunci letter T. Kalau dengan kekerasan itu tidak menutup kemungkinan,” kata dia.

Kapolresta mengatakan pihaknya masih terus mengembangkan kasus ini, guna mengungkap kemungkinan ada anggota komplotan ini yang belum tertangkap. “Kita kembangkan kemungkinan dari mereka yang belum tertangkap saat ini, didalami oleh Satserse. Sebab beberapa kejadian di Kota Bandung, perampasan kendaraan disertai kekerasan, ditendang, dilukai bahkan kalau bawa senpi pernah ditembak korbannya”, ungkap Hendro.

Kapolrestabes mengatakan kejahatan curanmor di Polrestabes Bandung mencapai 700 kasus dalam setahun. Jumlah ini menjadi penyumbang presentase yang tinggi dari 4.000 kasus tindak kejahatan. “Bandung setahun hampir mencapai 700 kasus curanmor. Itu baru roda dua, belum lagi yang roda empat,” tuturnya.

Hendro mengimbau masyarakat yang teridentifikasi jadi korban dan motornya ada di Mapolresta Bandung agar menghubungi Kasat? Serse Polresta Bandung dengan membawa data untuk mengambil kembali motornya.

Salah seorang korban, Yadhi Imam Santosa (39), warga Jalan Cut Nyak Dien No 53 Kel Regol Wetan Kec Sumedang Selatan, Kab Sumedang, merasa senang karena motor miliknya kini sudah kembali setelah raib pada Desember 2015. “Vixion miliknya itu digondol “Geng Cianjur” di rumahnya di Sumedang,” ujar Hendro.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close