Bale JabarBale Kab Bandung

Hen Hen: Reses Saat Pandemi Perlu Perhitungan Matang agar Maksimal dalam Pelaksanaannya

Wakil Ketua III DPRD Kab. Bandung dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Hen Hen Asep Suhendar, saat berkunjung ke rumah warga.

Kab. Bandung. Balebandung.com — Merealisasikan sebuah program pada saat pandemi covid 19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, dikatakan Wakil Ketua III DPRD Kab. Bandung dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Hen Hen Asep Suhendar, memang memerlukan perhitungan matang supaya bisa maksimal dalam pelaksanaannya.

Termasuk ketika melaksanakan Reses Masa Sidang III ini, dia menambahkan, tidak bisa diimplementasikan seperti tahun-tahun sebelumnya. Dengan mengumpulkan warga di suatu ruangan.

“Jumlah peserta reses pun maksimal 10 orang yang merupakan perwakilan warga saat menyampaikan pembukaan reses serta maksud dan tujuannya,” katanya di Ciwidey, Minggu (18/7/2021).

Selanjutnya dia melakukan kunjungan langsung ke warga secara door to door sekalian memberikan masker, vitamin, dan makanan kepada warga.

Dengan dasar pengabdian untuk melayani masyarakat, dia berusaha untuk bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Karena walau bagaimanapun, menurutnya, jabatan itu adalah amanah dan tumbuh atas rasa percaya masyarakat yang telah memilihnya.

Selama tiga hari berturut-turut Hen Hen sudah melakukan kunjungan ke Kampung Haurkoneng RT03 RE23 Desa Ciwidey Kecamatan Ciwidey, Griya Sukasari RW17, Kampung Sukasari RW18, dan Kampung Sukasari RW19 Desa Ciwidey. Selanjutnya mengunjungi Kaum Kidul RW16 Desa Ciwidey, dan yang terahir di Purnamasari RW20 Desa Ciwidey Kecamatan Ciwidey.

Dari kunjungannya itu, dia menerima keluhan warga yang mengharapkan ada tempat isolasi khusus bagi warga terkonfirmasi covid 19, dan mempermudah dalam memperoleh fasilitas vaksin. Hingga masalah bantuan sosial terhadap warga yang terpapar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dia merasa prihatin dengan situasi dan kondisi masyarakat yang terdampak langsung pandemi. Pengangguran semakin bertambah, pedagang tidak bisa leluasa karena ada peraturan PPKM, dan bantuan sosial yang diharapkan masyarakat tidak sepenuhnya bisa menutupi kebutuhannya.

“Mudah-mudahan sedikit bhakti ini yang diberikan saat ini diharapkan bisa membantu warga untuk tetap semangat dalam menghadapi keadaan memprihatinkan ini,” ujar dia.

Di setiap ahir dialog dengan warga, Hen Hen selalu mengingatkan warga agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan mentaati PPKM demi keselamatan bersama.

Masyarakat sehat pastinya negara akan kuat, lanjut dia, dan perekonomian bisa menguat. Untuk itu marilah menjalankan pola hidup sehat, dengan menghindari setiap kegiatan yang bisa menimbulkan kerumunan orang, serta selalu memakai masker saat ke luar rumah.

“Karena prilaku sehat itu akan membuahkan keselamatan bagi kita semua juga bisa menghindari ancaman pandemi covid. Termasuk bisa melindungi keluarga, kerabat, sahabat, serta masyarakat,” pungkas dia. [Kia].

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close