Rabu, Oktober 20, 2021
BerandaBale JabarJabar Optimistis Raih 8 Emas dari Cabor Berkuda di PON 2016

Jabar Optimistis Raih 8 Emas dari Cabor Berkuda di PON 2016

surili-berkudaBANDUNG – Tim Pelatihan Daerah (Pelatda) Berkuda Jawa Barat optimistis mampu meraih 8 medali emas dari 15 nomor yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional XIX/2016 mendatang.

Delapan medali emas yang menjadi incaran Jawa Barat dari cabang olahraga berkuda pada PON Jabar nanti, yaitu 3 dari nomor pacuan dan 5 dari nomor equistrian. Jika target tersebut dapat terealisasi, otomatis Jabar akan menjadi juara umum cabor berkuda.

Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Jabar Agus Welianto merasa optimis mampu memenuhi target 8 emas tersebut. Apalagi menurutnya, Pemerintah Jabar memberikan dukungan yang maksimal dengan segera menyelesaikan lintasan pacuan kuda Legok Jawa, Pangandaran sehingga bisa digunakan untuk berlatih oleh tim Pelatda.

“Kami optimis bisa mencapai target dengan dukungan dan apresiasi Pemerintah Jabar, yang menyediakan lapangan untuk tim terlebih dahulu berlatih sehingga adaptasi dan strategi lapangan bisa lebih unggul,” kata Agus.

Untuk menggapai target tersebut, Pordasi Jabar telah mempersiapkan 22 atlet yang terdiri atas 7 atlet kuda pacu dan 15 atlet equistrian. Adapun kuda yang disiapkan, yaitu 25 ekor kuda pacu berkelas dan 20 ekor kuda equistrian yang berkualitas.

“Kuda-kuda ini merupakan barang mahal, malah ada yang harganya mencapai Rp 500 juta. Biaya untuk membelinya juga bukan dari KONI ataupun Pemerintah (Jabar). Uang dari KONI hanya digunakan untuk pembelian pakan dan perawatan saja. Tapi, hal itu tidak masalah, demi Jabar Kahiji,” imbuh Agus.

Agus menambahkan, dalam berkuda yang harus dipersiapkan tidak hanya joki, tapi kuda yang akan ditunggangi harus mendapat perhatian khusus. Mulai dari makanan, suplemen, serta tempat istirahatnya.

Selain itu, juga untuk diperlukan chemestry antara joki dengan kuda, agar bisa maksimal saat bertanding. “Jika kudanya baik dan atletnya kurang bagus itu sulit, sebaliknya atlet bagus namun kudanya jelek, itu juga sulit untuk bisa jadi juara,” jelas Agus.[bar]

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI