Bale Jabar

Jabar Teken MoU Fasilitasi Pinjaman Bagi Warga ke Pegadaian, Bulog, dan PT Pos


 Caption: Gubernur Jabar Ridwan Kamil menandatangani MoU dengan PT Pegadaian, Perum Bulog, dan PT Pos Indonesia terkait fasilitasi pinjaman bagi warga Jabar di masa pandemi COVID-19, di Gedung Pakuan, Selasa (5/5/20). by Humas Jabar

BANDUNG, Balebandung.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mendorong masyarakat Jabar memiliki semangat kemandirian dan solidaritas sosial dengan menolong sesama manusia dalam berjuang di tengah pandemi.

“Dalam konteks kemandirian inilah kita mengimbau agar warga yang mampu jangan jadi golongan tangan di bawah (meminta), tapi bertahan dengan harta dan asetnya,” kata Gubernur Jabar.

Hal itu diungkapkannya saat penandatanganan MoU dengan PT Pegadaian, Perum Bulog, dan PT Pos Indonesia terkait fasilitasi pinjaman bagi warga Jabar di masa pandemi COVID-19, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (5/5/20).

“Maksudnya, kalau tabungan sudah tidak cukup bisa mengelola aset yang dikerjasamakan dengan Pegadaian, di sinilah peran Pegadaian itu ada supaya orang bisa mandiri, tidak masuk kelompok penerima bansos (bantuan sosial),” tambahnya.

Menurut Ridwan Kamil, alokasi untuk bansos sebagai bagian dari Jaring Pengaman Sosial dapat menyedot habis anggaran Jabar untuk penanganan COVID-19. Sementara fokus Pemprov Jabar adalah penanggulangan darurat kesehatan.

Untuk itu, Ridwan menilai PT Pegadaian, Perum Bulog, dan PT Pos Indonesia memiliki peran dalam membantu penanggulangan dampak COVID-19 di Jabar.

Kang Emil pun menginstruksikan Ketua Divisi Kemitraan dan Penggalangan Bantuan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Dani Ramdan untuk segera menyosialisasikan program Gadai Peduli lewat aplikasi Sapa Warga. Lewat program itu, PT Pegadaian bisa memberikan bantuan pinjaman dengan hingga maksimal Rp1 juta dengan menggadaikan handphone, televisi, hingga perhiasan.

“Nah kalau pakai teori bantuan Rp1 juta ini, warga bisa bertahan minimal dua bulan, bisa membeli sembako yang hemat,” ujar Kang Emil.

Kang Emil pun menilai program fasilitasi pinjaman bagi warga Jabar ini bisa membantu Pemerintah Daerah Provinsi Jabar. Bantuan dan kolaborasi dari perusahaan maupun pihak lain pun termasuk bagian dari bela negara.

Penandatangan kerja sama dengan Pemprov Jabar sendiri dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Pegadaian Kuswiyoto, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jabar Benhur Ngkaimi, dan Kepala Regional V Jabar dan Banten PT Pos Indonesia Helly Siti Halimah.

Sementara itu, Ketua Divisi Kemitraan dan Penggalangan Bantuan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Dani Ramdan mengatakan, tujuan dari MoU ini yaitu meringankan beban warga Jabar di masa pandemi COVID-19 melalui fasilitas pinjaman dalam rangka program Gadai Peduli.

Fasilitas antara lain berupa bebas biaya sewa modal selama tiga bulan dan penyediaan voucher barang pokok yang penting.

“Peran dari Perum Bulog yaitu pengadaan bahan pangan pokok. Sedangkan PT Pos Indonesia bertugas mendistribusikan penyaluran bahan pangan pokok dan pemberian tempat pembayaran angsuran pinjaman dan atau pengembalian barang jaminan,” kata Dani.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close