Bale Kota BandungGaya HidupKomunitas

Kabarkan Kebaikan Lewat 500 Km Ecotransport Bandung-Solo 

Community 500KM Ecotransport Bandung-Solo di Bale Kota Bandung, Selasa (9/5). by Meiwan Humas Pemkot Bandung
Community 500KM Ecotransport Bandung-Solo di Bale Kota Bandung, Selasa (9/5). by Humas Pemkot Bandung

BALEKOTA – Aksi Dinas Perhubungan Kota Bandung dan Komunitas Bandung Eco Transport untuk mengkampanyekan moda mobilitas urban yang ramah lingkungan terus berlanjut. Kali ini, Kota Bandung menginisiasi “500KM Ecotransport Bandung-Solo” dengan bersepeda dari Kota Bandung ke Kota Solo.

Aksi tersebut akan dimulai pada Jumat, 12 Mei 2017 dan berakhir di Solo pada 18 Mei 2017. Sepanjang perjalanan, tim akan berhenti di beberapa titik untuk melakukan sharing session dan berbagai kegiatan yang mengusung tema “Mengabarkan Kebaikan dari Bandung untuk Indonesia.” Titik-titik pemberhentian akan dilakukan di Cirebon, Pekalongan, Semarang, dan Solo.

“Di kota-kota tersebut, kami akan melakukan sharing session bersama komunitas-komunitas di sana untuk menceritakan apa yang dilakukan di Bandung. Bagaimana kita melakukan hal-hal baik skala kota, bagaimana masyarakat merasa turut terlibat dalam gerakan ini. Kami juga akan belajar apa yang telah mereka lakukan di kota masing-masing,” tutur Community Arranger 500KM Ecotransport Bandung-Solo Hani H. Sumarno, dalam Bandung Menjawab di Media Lounge Bale Kota Bandung, Selasa (9/5/17).

Apa yang dilakukan Kota Bandung dalam mengkampanyekan sepeda sebagai moda mobilitas urban di Kota Bandung bertujuan untuk mendukung program pemerintah kota. Dikatakan Hani, kota ini dicita-citakan menjadi kota sepeda sehingga kenyamanan suasana, kondisi lingkungan, dan fasilitas tengah digiring untuk mewujudkan hal tersebut.

Dinas Perhubungan juga telah mulai menjalankan program Bandung Ecotourism dengan paket Wisata Sepeda Bandung. Melalui kolaborasi dengan berbagai komunitas, Wisata Sepeda menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan akibat tingginya kebutuhan mobilitas di perkotaan.

“Diharapkan suatu hari wisatawan keliling Bandung jangan pakai bis wisata, apalagi kendaraan pribadi. Jadi kelilingnya pakai sepeda,” imbuhnya.

Kampanye-kampanye kreatif seperti Jumat Bersepeda dan Rabu Berjalan Kaki juga sudah menampilkan hasil yang positif. Kian hari, peminat Jumat Bersepeda semakin banyak.

“Awalnya cuma kita-kita aja, 15 orang. Sekarang, sudah 18 minggu, sudah mencapai 70 orang,” tutur Hendro Talenta, pegiat Gerakan Pungut Sampah dan Director Bandung Clean Action.

Setiap hari Jumat, komunitas ini, dimotori Dinas Perhubungan Kota Bandung, bersepeda sebelum berangkat bekerja. Mereka mulai bersepeda bersama dari Taman Veteran menuju Taman Sejarah di Bale Kota Bandung.

Usai dari sana, tiap-tiap orang langsung menuju ke tempat kerjanya masing-masing. “Kami optimis, jika kampanye ini terus berlanjut, cita-cita Bandung Kota Sepeda bisa terwujud,” tandasnya.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close