Bale Bandung

Kang Darus Minta Pengawasan Orang Asing Jangan Berlebihan

×

Kang Darus Minta Pengawasan Orang Asing Jangan Berlebihan

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi X DPR RI Dadang Rusdiana (kanan) jadi pembicara Inspiring Seminar yang digelar Pimpinan Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Kab Bandung, di Aula Madrasah YPI Qoryah Cikoneng, Kec Ciparay, Kab Bandung, Sabtu (7/5). by Mang Bale
Anggota Komisi X DPR RI Dadang Rusdiana (kanan) jadi pembicara Inspiring Seminar yang digelar Pimpinan Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Kab Bandung, di Aula Madrasah YPI Qoryah Cikoneng, Kec Ciparay, Kab Bandung, Sabtu (7/5). by Mang Bale

BANDUNG – Pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan bebas visa bagi puluhan negara lain guna meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Sebab hingga 2019 nanti pemerintah menargetkan kunjungan 20 juta wisatawan asing.

Tak lama setelah muncul kebijakan bebas visa, pemerintah pun membentuk Tim Pengawasan Orang Asing (PORA). Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) bahkan mengatakan tim ini ditempatkan ke pelosok daerah.

Menurut anggota Komisi X DPR RI, Dadang Rusdiana, pembentukan satuan petugas (satgas) atau Tim Pora ini karena muncul kekhawatirkan terjadi penyalahgunaan atas kebijakan bebas visa tersebut. Misalnya turis asing itu tinggal berlama-lama di Indonesia tanpa prosedur yang benar.

Namun di sisi lain, imbuh Kang Darus, sapaan Dadang Rusdian, pembentukan tim ini juga dikhawatirkan bisa merugikan pariwisata, jika pengawasan yang dilakukan terlalu berlebihan. Jangan sampai, kata Darus, dengan pengawasan dari Tim Pora ini malah membuat wisatawan asing yang sudah sesuai prosedur, malah dibuat tidak nyaman. Hal seperti itu menurutnya bisa merugikan citra pariwisata Indonesia sendiri. Sebenarnya, kata Darus, masalah yang dikhawatirkan seperti itu bisa dilakukan dengan sistem pendekatan sosial.

“Kita kan sudah ada sistem keamanan lingkungan, bagaimana masyarakat, RT, RW dilibatkan sehingga mereka pun bisa proaktif kalau ada orang asing yang menyalahgunakan bebas visa ini atau gerak-geriknya mencurigakan, bahkan kalau sampai meresahkan masyarakat, hal seperti itu kan bisa dilaporkan,” kata Darus kepada Balebandung.com, usai jadi pembicara pada Inspiring Seminar yang digelar Pimpinan Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Kab Bandung, di Aula Madrasah YPI Qoryah Cikoneng, Kec Ciparay, Kab Bandung, Sabtu (7/5/16).

Karenanya Sekretaris Fraksi Hanura DPR RI ini meminta agar pengawasan yang sudah ada di beberapa sektor tinggal dimaksimalkan saja. Hal itu untuk mencegah penyalahgunaan yang dilakukan wisatawan. Jangan sampai pengawasan berlebihan nanti bisa bertolak belakang dengan kebijakan bebas visa, karena bisa membuat turis takut. Sementara kebijakan bebas visa memang dimaksudkan untuk menarik banyak turis.

“Jadi intinya pengawasan berlebihan jangan sampai bertolak belakang dengan kebijakan bebas visa yang dilakukan. Walau bagaimanapun, pengawasan yang berlebihan akan berpengaruh terhadap citra pariwisata Indonesia,” pungkas Darus. [iwa]

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Komitmen PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Narogong dalam memperluas akses pendidikan dan mendorong pemberdayaan masyarakat kembali mendapatkan predikat Platinum melalui program Sinergi Jejak Baik untuk Negeri (SIJEBI), serta predikat Gold melalui program SARtiKa BERDAYA (Sahabat Perempuan Kepala Keluarga Berdaya) dalam ajang Indonesian SDGs Award (ISDA) 2026 di Binakarna Hall, Bidakara Jakarta, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendeklarasikan komitmen bersama menolak judi online dan judi konvensional di lingkungan aparatur negara. Deklarasi itu dibacakan langsung oleh Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti 100 peserta dari ASN, pegawai BUMD, serta aparatur pemerintahan desa, di Grand Sunshine […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) semakin aktif menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah desa. BPD dinilai memiliki posisi penting dalam mengawal pemerintahan, pembangunan, serta kepentingan masyarakat di tingkat desa. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS, saat mengukuhkan 435 anggota BPD dari 55 desa yang […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com –  Pemerintah Kabupaten Bandung memperkuat komitmen percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebagai instrumen penting dalam memberikan kepastian pemanfaatan ruang, mengarahkan pembangunan, sekaligus mendukung kemudahan berusaha dan investasi di daerah. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Percepatan Penyusunan RDTR Region I Tahun 2026 oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam Rapat Koordinasi […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna memberikan kesaksian dalam persidangan perkara PT Bandung Daya Sentosa (BDS) di Pengadillan Negeri Kota Bandung, Selasa (29/9/2026). Kehadiran bupati yang akrab disapa KDS ini merupakan bagian dari proses hukum yang sedang berjalan dan bentuk pemenuhan kewajibannya untuk memberikan keterangan sesuai pengetahuan dan kapasitasnya. Dalam konteks kepemilikan Pemerintah Kabupaten […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kabupaten Bandung yang menargetkan 4.718 unit pada 2026 dinilai perlu diperkuat dari sisi kualitas agar bantuan benar-benar menghasilkan hunian layak bagi masyarakat penerima manfaat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki mengatakan, program Rutilahu tidak cukup hanya mengejar jumlah rumah yang diperbaiki. Menurut dia, pemerintah […]