Bale JabarHankam

Kapolda; Aksi 212 Kental Nuansa Politis

Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charlyan saat mengunjungi Sekretariat PWNU Jabar di Bandung, Senin (20/1). by xv/bbcom
Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charlyan saat mengunjungi Sekretariat PWNU Jabar di Bandung, Senin (20/1). by xv/bbcom

BANDUNG – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charlyan menghimbau warga Jabar untuk tidak mengikuti aksi damai 212 Selasa besok di Jakarta. Kapolda menilai aksi tersebut sarat muatan politik, dibanding masalah agama ataupun ulama.

“Masalah aksi 212, kalau saya sebagai kapolda menghimbau kepada masyarakat, karena itu masalah lebih kental dengan nuansa politik. Politknya juga politik DKI. Ini bukan masalah agama, bukan masalah ulama juga. Jadi jangan terjebak dengan ajakan akan yang belum jelas,” ungkap Anton kepada wartawan di Sekretariat Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) Jabar di Bandung, Senin (20/1/17).

Namun, tukas Anton, himbauan tersebut bukan berarti larangan pasti kepada masyarakat untuk tidak boleh terlibat pada aksi yang rencananya digelar Selasa besok di depan Gedung MPR-DPR RI. “Kita tidak melarang dengan pasti, tapi menghimbau untuk tidak pergi ke Jakarta,” kilahnya.

Menurutnya, mengantisipasi timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polda Jabar akan melakukan pengamanan tertentu pada aksi ini. “Sudah antisipasi. Kita siapkan untuk pengamanan,” tandas Anton.

Kendati demikian pihaknya tetap mengedepankan cara persuasif dalam melakukan pengamanan massa. “Sudah ada cara-cara khusus yang tidak bisa saya sebutkan di sini. Namun kita akan melakukan cara-cara persuasif jangan sampai masyarakat kita ini terbujuk oleh cara-cara yang belum jelas,” kata dia.

Anton mengaku sudah mendapatkan informasi jumlah massa yang akan berangkat menuju Jakarta untuk bergabung dalam aksi 212. “Hanya sedikit saja, segelintir orang, dan saya ucapkan terima kasih karena masyarakat Jawa barat sudah mulai dewasa,” ungkapnya.

Terkait kunjungannya ke PWNU Jabar, Kapolda mengatakan kegiatan ini merupakan balasan jalinan silaturahmi antara dia dan jajarannya dengan NU di Jabar. Anton membantah kunjungan tersebut berkaitan dengan aksi 212.

“Ini adalah silaturahmi antara Polda dan NU, tidak ada kaitan dengan aksi 212. Kita sebenarnya sudahh dari dulu mau ke sini, kebetulan juga kan masalah 212 ini kan baru-baru ini saja, sementara ini sudah kita agendakan jauh hari sebelumnya,” terang Anton.

Ketua PWNU Jabar KH Hasan Nuri Hidayatullah menandaskan pihaknya tidak ada kaitan dengan Aksi 212. “Tidak ada kaitanya dengan kita. Kalau tidak ada kaitan dengan kita, maka kita juga tidak bisa menyatakan sikap,” tukas Hasan.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close