Bale JabarHukum

Kejati Jabar Tetapkan 5 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Jalan dan Jembatan di Kab Tasikmalaya

Kasipenkum Kejati Jabar Abdul Muis

BANDUNG, Balebandung.com – Kasus dugaan korupsi jalan dan jembatan, di Kabupaten Tasikmalaya berhasil diungkap Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Kasus yang hampir enam bulan terkatung-katung ini, berhasil menetapkan lima orang tersangka.

Kasipenkum Kejati Jabar Abdul Muis mengatakan, hasil penyidikan menyebutkan adanya selisih nilai pekerjaan proyek jalan dan jembatan di Cisinga, Kabupaten Tasikmalaya anggaran tahun 2017.

Kelima tersangka tersebut yakni BA (Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tasikmalaya), RR (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan), MM (Pejabat Teknis), DS dan IP dari pihak swasta.

Kasipenkum menambahkan, tidak menutup kenungkinan akan ada tersangka baru. “Bisa saja, jika ada keterangan lanjutan,” terang Abdul di ruang kerjanya, Rabu (24/4/19).Proses penyidikan ini terbilang cukup lama lantaran memerlukan pemeriksaan dari ahli. “Ada keterangan sejumlah ahli dan saksi,” paparnya.

Dari proses penyelidikan dan analisa ahli, diperoleh fakta bahwa ada selisih nominal anggaran sebesar Rp 4 miliar lebih. “Berdasarkan penghitungan ahli fisik, ada selisih nilai pekerjaan sebesar Rp 4 miliar lebih itu kerugian negara,” kata Abdul.

Jaksa menjerat kelima tersangka ini dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang RI nomor 31 tentang Tindak Pidana Korupsi. Untuk saat ini para tersangka belum ditahan. “Penetapan tersangka ke depannya ada upaya paksa tentu akan dilaksanakan. Saat ini belum ditahan,” ucap Abdul.

Kasus tersebut ditangani Kejati Jabar berdasarkan pengaduan masyarakat. Kejati juga telah menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tasikmalaya pada November 2018.

Abdul menjelaskan kasus itu terjadi pada tahun 2017. Pemkab Tasikmalaya melakukan pembangunan jembatan di Jalan Cisinga Kabupaten Tasikmalaya dengan nilai anggaran Rp 25 miliar. Dalam perjalanannya, pengerjaan jembatan tersebut tak sesuai spesifikasi. Diduga ada mark up biaya serta pekerjaan di subkontrak kepada perusahaan lain yang tidak sesuai aturan.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close