Bale Bandung

Ketahanan Pangan, 300 Hektare Lahan Pertanian Padi Ditetapkan Lahan Abadi

×

Ketahanan Pangan, 300 Hektare Lahan Pertanian Padi Ditetapkan Lahan Abadi

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Sumbersari Ahmad Munawar (pakai iket) saat panen padi di lokasi lahan abadi di Desa Sumbersari Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung, belum lama ini./foto istimewa/bbcom/

CIPARAY,balebandung.com – Seluas sekitar 300 hektare lahan pertanian padi di Desa Sumbersari Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung ditetapkan menjadi lahan abadi. Sementara luas lahan pertanian padi di desa itu seluas 715 hektare.

Hal itu dikatakan Kepala Desa Sumbersari Ahmad Munawar ketika dihubungi wartawan, Selasa (9/8/2022) malam.

Ahmad menyebutkan penetapan lahan abadi pada hamparan pertanian padi sawah itu sejak 2010 lalu hingga saat ini, bahkan menjadi salah satu pilot project di Kabupaten Bandung. Penetapan lahan abadi itu untuk mempertahankan ketahanan pangan, yang bersumber dari produksi pertanian padi sawah.

“Penetapan lahan abadi pada bagian lahan pertanian padi sawah itu di pinggir-pinggir jalan raya, supaya tidak terjadi alih fungsi lahan yang disebabkan pengerjaan pembangunan,” kata Ahmad.

Menurutnya, penetapan lahan abadi itu supaya tidak ada pengerjaan kawasan industri, gudang, maupun kawasan perumahan. “Tetapi ketika ada warga pemilik lahan akan mendirikan bangunan rumah, sebagai tempat tinggal sehari-hari, kita juga tidak bisa berbuat banyak. Apalagi jika warga itu memiliki lahan dari warisan orang tuanya. Misalnya, warga itu punya lahan seluas 20-50 tumbak, mau dibangun rumah tinggal, ya kita tak bisa melarangnya karena warga tersebut harus memiliki rumah,” tuturnya.

Walau demikian, kata Ahmad, alih fungsi lahan pada lahan pertanian padi sawah di Desa Sumbersari tidak sampai 1 persen.

“Kita juga berharap kepada warga selaku pemilik lahan untuk tetap mempertahankan lahan abadi. Jangan sampai lahan pertanian padi jadi alih fungsi lahan,” ujarnya.

Untuk mempertahankan lahan abadi di Desa Sumbersari itu, kata Ahmad, sempat terkendala oleh saluran irigasi yang akhir-akhir ini terjadi penyempitan dan pendangkalan. Dari semula saluran irigasi itu lebarnya 12 meter, kini menjadi 1 meter.

“Penyempitan saluran irigasi itu akibat terjadinya pendangkalan, sehingga lahan tersebut dimanfaatkan warga untuk bertani. Kita berharap saluran irigasi itu dikembalikan ke kondisi semula menjadi 12 meter lebarnya,” katanya.

Ahmad menyebutkan, irigasi itu selain sebagai saluran air untuk mengairi lahan pertanian padi, juga berfungsi untuk mempercepat aliran air di saat memasuki musim hujan. Selain itu menjadi saluran pembuangan air ke Sungai Citarum.

“Bahkan disaat memasuki musim kemarau, kita berharap saluran irigasi itu berfungsi menjadi embung-embung untuk penyimpanan air baku guna pengairan lahan pertanian padi,” katanya.

Ia menyebutkan, terjadinya penyempitan saluran irigasi itu sempat akan dilakukan penanganan atau pengerjaan normalisasi oleh pemerintahan desa dengan menggunakan dana desa.

Pemerintah desa juga sempat melakukan koordinasi dengan pihak Dinas PSDA (Pengelolaan Sumber Daya Air) Provinsi Jabar, namun dalam proses penangannya tidak bisa menggunakan dana desa karena ada pada kewenangan Provinsi Jabar.

“Jadi kami berharap kepada Dinas PSDA untuk menganggarkan, untuk normalisasi saluran irigasi sepanjang 1500 meter itu. Dengan adanya normalisasi itu, diharapkan fungsi irigasi dikembalikan ke fungsi semula. Tidak seperti kondisi saat ini, lebarnya 1 meter, yang seharusnya lebarnya 12 meter,” tuturnya. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Komitmen PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Narogong dalam memperluas akses pendidikan dan mendorong pemberdayaan masyarakat kembali mendapatkan predikat Platinum melalui program Sinergi Jejak Baik untuk Negeri (SIJEBI), serta predikat Gold melalui program SARtiKa BERDAYA (Sahabat Perempuan Kepala Keluarga Berdaya) dalam ajang Indonesian SDGs Award (ISDA) 2026 di Binakarna Hall, Bidakara Jakarta, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendeklarasikan komitmen bersama menolak judi online dan judi konvensional di lingkungan aparatur negara. Deklarasi itu dibacakan langsung oleh Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti 100 peserta dari ASN, pegawai BUMD, serta aparatur pemerintahan desa, di Grand Sunshine […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) semakin aktif menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah desa. BPD dinilai memiliki posisi penting dalam mengawal pemerintahan, pembangunan, serta kepentingan masyarakat di tingkat desa. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS, saat mengukuhkan 435 anggota BPD dari 55 desa yang […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com –  Pemerintah Kabupaten Bandung memperkuat komitmen percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebagai instrumen penting dalam memberikan kepastian pemanfaatan ruang, mengarahkan pembangunan, sekaligus mendukung kemudahan berusaha dan investasi di daerah. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Percepatan Penyusunan RDTR Region I Tahun 2026 oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam Rapat Koordinasi […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna memberikan kesaksian dalam persidangan perkara PT Bandung Daya Sentosa (BDS) di Pengadillan Negeri Kota Bandung, Selasa (29/9/2026). Kehadiran bupati yang akrab disapa KDS ini merupakan bagian dari proses hukum yang sedang berjalan dan bentuk pemenuhan kewajibannya untuk memberikan keterangan sesuai pengetahuan dan kapasitasnya. Dalam konteks kepemilikan Pemerintah Kabupaten […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kabupaten Bandung yang menargetkan 4.718 unit pada 2026 dinilai perlu diperkuat dari sisi kualitas agar bantuan benar-benar menghasilkan hunian layak bagi masyarakat penerima manfaat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki mengatakan, program Rutilahu tidak cukup hanya mengejar jumlah rumah yang diperbaiki. Menurut dia, pemerintah […]