Kamis, Desember 2, 2021
BerandaBale KBBKhawatir Ditunda Kembali, KBB Gelar Tahapan Pilkades dengan Prokes Ketat

Khawatir Ditunda Kembali, KBB Gelar Tahapan Pilkades dengan Prokes Ketat

BANDUNG BARAT, Balebandung.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bandung Barat, Wandiana mengharapkan, pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) berlangsung melalui beberapa tahapan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat.

“Karena dikhawatirkan, bila Covid-19 di masa PPKM levelnya naik lagi, dipastikan akan mengganggu terhadap proses tahapan pilkades,” ujar Wandiana, di Bandung Barat, Rabu (20/10).

Bahkan, tutur Wandiana, apabila berada di level 4 maka pelaksanaan Pilkades Serentak bisa ditunda. “Tentunya, itu tidak diharapkan semua pihak, sehingga diimbau dalam setiap tahapan tetap harus menerapkan prokes ketat,” katanya

Sebelumnya, kata Wandiana, pilkades KBB sempat dihentikan, disaat sudah masuk pada tahapan Daftar Pemilihan Sementara (DPS). Selanjutnya, tahapan dilakukan, mulai pendaftaran, seleksi bakal calon jika pesertanya lebih dari 5 calon, hingga pemungutan suara.

Wandiana menyebutkan, pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Bandung Barat rencananya digelar 28 Nopember 2021.

Hal tersebut mengacu pada Surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 270/5625/SJ, tentang Tindak Lanjut Pelaksanaan Pilkades Serentak dan Pemilihan Antar Waktu (PAW) pada Masa Pandemi Covid-19, Pasca Penundaan.

Wandiana menjelaskan, Surat Mendagri tersebut, ditindaklanjuti oleh Surat Keputusan (SK) Bupati tentang, penetapan Panitia Pilkades Serentak tingkat Kabupaten Bandung Barat, bahwa pada 28 November sebagai hari pemungutan suara.

“Karena ada surat Mendagri kaitannya dengan level (PPKM) dan Kabupaten Bandung Barat masuk ke level 3 (pada saat turun surat Mendagri), maka tahapan Plkades dilanjut,” paparnya.

Wandiana menyatakan, sangat bersyukur karena saat ini wilayah Bandung Barat berada di PPKM level 2. Dengan begitu, pihaknya akan lebih leluasa dalam melaksanakan pesta demokrasi tersebut.

“Insyaa Allah kalau lancar, tidak ada gangguan, Desember itu pelantikan kepala desa yang terpilih,” ujarnya.

Ia pun menambahkan, pelantikan Kepala Desa Terpilih pada Desember 2021, sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 35 tahun 2019, tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa dan Perbup Nomor 10 Tahun 2021, tentang Perubahan Perbup Nomor 35 tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemilihan kepala desa.

“Harus tahun sekarang, akhir tahun kan di perbub sudah jelas ketentuannya. Ketika sudah pemungutan suara, maka tahapan selanjutnya adalah pelantikan kepala desa terpilih,” katanya.

Sementara dikabarkan pelaksanaan Pilkades di Bandung Barat akan berlangsung di 41 desa, dengan  anggaran Rp 5,1 miliar.***(dr)

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

TERKINI