Bale Jabar

Komisi B DPRD Kab Bandung Sesalkan BPR Kerta Raharja Bisa Dibobol Maling

×

Komisi B DPRD Kab Bandung Sesalkan BPR Kerta Raharja Bisa Dibobol Maling

Sebarkan artikel ini

SOREANG, Balebandung.com – Kantor Kas Bank Perkreditan Rakyat Kerta Raharja (BPR KR) di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dibobol maling, Senin (20/6/2022). Sejumlah barang berharga digasak seperti komputer dan laptop di kantor kas yang diduga tanpa petugas penjagaan.

Dalam aksinya, maling tersebut masuk ke Kantor Kas BPR Kerta Raharja Dayeuhkolot dengan memecahkan kaca depan. Kejadiannya tersebut baru diketahui oleh petugas keamanan Senin (20/6/) sekitar pukul 05.30 WIB.

Menanggapi kejadian ini, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, Praniko Imam Sagita mengaku prihatin dan malu dengan kejadian pembobolan Kantor Kas BPR Kerta Raharja ini. Padahal seharusnya pengamanan sebuah bank itu harus memenuhi standarisasi dari Bank Indonesia (BI).

“Kami dari Komisi B merasa miris, memalukan dan mengecewakan. Ini kan bank harusnya pengamannya sesuai standar dari BI. Mulai dari keamanan kantor, keamanan data nasabah dan juga keamanan yang berhubungan dengan bank itu sendiri (nasabah). Kalau sampai kebobolan dengan mudah, tidak ada petugas jaga malam, CCTV cuma seadanya, ini sesuatu yang tidak bisa dibanggakan justru memalukan,” kata Praniko, Selasa (21/6/2022).

Dikatakan Praniko, sebagai bank milik pemerintah daerah atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), tentunya kepemilikan saham bank tersebut hampir 100 persen milik pemerintah. “Itu artinya ada uang rakyat yang dikelola oleh bank tersebut,” ujar Praniko.

Kemudian, di situ juga ada kepercayaan dari masyarakat yang menyimpan uangnya. “Karena kepemilikanya hampir 100 persen pemerintah, itu artinya jika ada kejadian yang memalukan seperti ini sangat merugikan pemerintah,” kata dia.

“Padahal kami dari Komisi B sangat berharap kalau BPR Kerta Raharja ini bisa berkembang dan bisa bersaing dengan bank konvensional lainnya. Kalau seperti ini, jangankan bersaing, yang ada kepercayaan masyarakat menurun. Dalam waktu dekat kami akan memanggil pemerintah dan direksi BPR Kerta Raharja untuk meminta penjelasan dan pertanggungjawabanya,” ungkap Praniko.

Niko melanjutkan, Komisi B DPRD Kabupaten Bandung juga mendesak pihak BPR Kerta Raharja bisa bekerja secara profesional. Karena amanah yang diembannya cukup besar, yakni mengelola uang dan kepercayaan dari Pemerintah Kabupaten Bandung dan masyarakat. Apalagi, saat ini BPR Kerta Raharja juga dipercaya sebagai penyalur kredit lunak yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung untuk bantuan usaha kecil menengah (UMKM).

“Memang uangnya tidak ada di situ. Tapi kan tidak menutup kemungkinan data-data pentingnya ada di situ. Kami berharap kejadian ini tidak menimbulkan kerugian lebih besar untuk pemerintah dan masyarakat. Karena BUMD itu bukan sekedar aset materilnya saja, tapi juga i-materilnya, kan masyarakat juga itu aset pemerintah,” paparnya.

Niko juga meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. Ini sangat penting sebagai pembuktian apakah ini hanya kasus pidana pencurian biasa atau bahkan ada upaya sabotase dari orang dalam BPR Kerta Raharja itu sendiri.

“Harus diungkap tuntas, karena jangan-jangan ada sabotase dari dalam, kan bisa saja itu terjadi. Maka dari itu, kami meminta pihak kepolisian dapat segera mengungkap tuntas kasus ini, apakah cuma pencurian biasa atau ada upaya sabotase,”ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kantor Kas BPR Kerta Raharja di Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung dibobol maling. Maling yang masuk dengan memecahkan kaca depan kantor itu menggondol beberapa CPU komputer, laptop dan sebuah DVR perekam CCTV.

“Kejadianya tadi sekitar pukul 05.30 WIB. Itu diketahui oleh petugas keamanan bank BPR Kerta Raharja yang mau masuk kerja. Pencuri masuk dengan memecahkan kaca depan dan membongkar tralis,” kata Kapolsek Dayeuhkolot Kompol Tedi Risman.

Karena DVR yang berfungsi sebagai alat perekam CCTV turut diambil oleh pelaku. Pihaknya belum bisa mengidentifikasi para pelaku. Selain itu, pihaknya juga menyayangkan bank plat merah milik Pemerintah Kabupaten Bandung itu hanya dijaga oleh petugas keamanan pada siang hari atau saat jam kerja saja. Sedangkan pada malam hari, bank yang berada di Jalan Raya Dayeuhkolot dan berdekatan dengan pasar itu tanpa penjagaan.

“Kami juga menyayangkan kenapa malamnya bank itu tidak dijaga. Petugas keamanan cuma siang hari saja,” ujar Kapolsek Dayeuhkolot.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.com — Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran perdana berlangsung meriah dan lancar dengan tema Binokasih Mulang Salaka. Kabupaten Sumedang menjadi titik awal kegiatan yang menampilkan kekayaan seni dan budaya Jawa Barat. Kirab yang digelar Sabtu malam (2/5/2026) dimulai dari kawasan Gedung Negara dan Museum Geusan Ulun menuju pusat pemerintahan Kabupaten Sumedang dengan jarak tempuh […]