Bale Politik

Melalui Gerakan Suluh Kebangsaan, Mahfud MD Berharap Masyarakat Bersatu Usai Pemilu

BANDUNG, Balebbandung.com – Penyelenggaraan Pemilu tinggal hitungan hari. Situasi masyarakat saat ini terbelah dua kubu dengan adanya dua paslon di Pilpres 2019.

Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Mahfud MD meminta semua pihak tidak memprovokasi masyatakat. “Setelah pemilu pilpres dan legislatif ini selesai, masyarakat harus bersatu kembali,” kata Mahfud di Kampus Universitas Parahyangan Bandung, Jumat (12/4/19).

Menurutnya, sekarang para tokoh politik, pemimpin politik jangan provokasi rakyat. “Provokasinya seperti kalau kalah akan melawan dengan membawa ke dunia internasional lah, gerakan people power lah, pokoknya kalau kalah pasti ada kecurangan lah, kalau suara kurang dari 25 persen pasti curang lah, ga usah bawa-bawa rakyat, ” tukas Mahfud.

Menurutnya, setelah penghitungan suara para 17 April sore hari, masyarakat akan mengetahui pilihannya secara riil versi hitung cepat lembaga survey. “Namun setelahnya tahu hasil itu, saya minta masyarakat yang sebelumnya terpecah harus kembali bersatu,” jelasnya.

Apabila ada kecurangan dalam proses pemilu, kata dia, ada instrumen dan mekanisme hukum yang akan menangani. “Instrumen hukum dan mekanisme pemilu yang bagus sudah ada kok, bisa ajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. KPU sekarang lembaga independen tidak di bawah presiden, KPU diawasi Bawaslu dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. Beda dengan zaman dulu, penyelenggara pemilu ada di bawah presiden,” pungkasnya.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close