Bale Bandung

Menghadapi Resesi 2023, Khoiril Anwar : Ketahanan Pangan Harus Jadi Perhatian

×

Menghadapi Resesi 2023, Khoiril Anwar : Ketahanan Pangan Harus Jadi Perhatian

Sebarkan artikel ini
Pemerhati Lingkungan Kabupaten Bandung Khoiril Anwar.

SOREANG,balebandung.com – Dalam menghadapi resesi ekonomi, ketahanan pangan harus menjadi perhatian khusus. Mengingat ketahanan pangan menjadi penunjang kehidupan sehari-hari.

“Ketahanan pangan sumber kehidupan kita bersama. Untuk itu, kita wajib mempertahankan ketahanan pangan,” kata Khoiril Anwar, Pemerhati Lingkungan Kabupaten Bandung kepada wartawan di Soreang, Minggu (13/11/2022).

Khoril Anwar menyebutkan, mempertahankan ketahanan pangan merupakan jaminan untuk keamanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Untuk itu, saya berharap sumber pangan dalam sektor pertanian harus menjadi perhatian pemerintah. Disamping itu, kita harus sama-sama mempertahankan lahan pertanian jangan sampai terjadi alih fungsi lahan. Kalau terjadi alih fungsi lahan, maka akan berpengaruh pada ketahanan pangan,” tutur Khoiril Anwar.

Ia pun menyebutkan bahwa di lingkungan pesantren pun bisa menjadi inspirasi untuk membangun ketahanan pangan. “Soalnya, para ajengan atau ustadz yang ada di lingkungan pesantren, selalu mengajarkan para santrinya bercocok tanam. Hasil dari bercocok tanam sayuran itu, kembali dimanfaatkan oleh para santri,” kata Khoiril Anwar.

Khoiril Anwar juga berharap kepada masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah. Misalnya untuk menanam sayuran yang bisa digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

“Kalau pekarangan rumahnya sempit, menanam sayuran bisa dengan cara menggunakan polibag atau media pot yang bisa menghasilkan produksi pertanian,” katanya.

Menurutnya, dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayuran seperti cabai, disaat membutuhkan cabai tidak harus membeli ke warung.

“Itu merupakan bagian dari ketahanan pangan. Masyarakat juga dituntut untuk cerdas dalam kehidupan sehari, terutama dalam menciptakan ketahanan pangan,” katanya.

Khoiril Anwar juga berharap kepada masyarakat untuk inovasi dan kreatif dalam upaya mempertahankan ketahanan pangan.

“Saya yakin dengan kreativitas dan keinginan masyarakat dalam memanfaatkan lahan kosong atau pekarangan rumah, akan menjamin kebutuhan pangan. Yang penting kita punya keinginan untuk bercocok tanam,” katanya.

Lebih lanjut Khoril Anwar menyebutkan, bahwa isu ketahanan pangan sedang menjadi buah bibir saat ini. “Bahkan isu pangan ini akan dibahas dalam helatan G-20 bulan ini di Bali,” katanya.

Menurutnya, diprediksi para ekonom bahwa tahun 2023 akan terjadi resesi, beberapa perusahaan besar banyak yang ‘merumahkan’ para pekerjanya.

“Ada hal yang menarik yang perlu kita ketahui, bahwa dari jaman dahulu para kyai sudah mengajarkan para santrinya untuk membuat konsep ketahanan pangan yang banyak diaplikasikan oleh para santrinya. Seperti yang diajarkan oleh Ayah Banjar seorang Kyai Kharismatik dari Kota Banjar Jawa Barat,” tuturnya.

“Beliau mengajarkan kepada santrinya untuk menanam sayuran di pekarangan rumah, ternak ayam dan ternak ikan. Jadi apabila tidak memiliki uang bisa memanfaatkan pangan yang ada di sekitar rumah,” imbuhnya.

“Bapak saya KH. Tohir Rohili waktu mondok di Banjar selalu diingatkan oleh Kyainya (Ayah Banjar), galeng pelakan ku cengek jeung surawung, jieun balong pelakan lauk, kukut hayam. Bisi sawaktu-waktu teu boga duit bisa di ala” ujar Khoiril Anwar.

Ia mengungkapkan, apa yang disampaikan kyai itu mengajarkan kepada generasi penerus untuk selalu mempersiapkan pangan manakala terjadi resesi.

“Bapak saya dulu saat tidak punya uang selalu menyuruh anak-anaknya untuk nangkap ayam atau mancing ikan, tapi saat punya uang disuruh beli ikan asin,” ujarnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Sedikitnya enam unit rumah warga di Desa Bojongsari RW 12 Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung yang rusak berat akibat hujan deras dan angin kencang pada Jumat (10/4/26), menjadi prioritas perbaikan dari Pemkab Bandung. Hal itu diinstruksikan Bupati Bandung Dadang Supriatna kepada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) saat meninjau lokasi bencana angin […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Untuk kesekian kalinya Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau lokasi banjir di Kecamatan Margahayu, Sabtu (11/4/2026). Namun banjir di Desa Margahayu Tengah Kecamatan Margahayu yang terjadi pada Jumat (10/4) kali ini lebih diakibatkan jebolnya tanggul atau Tembok Penahan Tanah (TPT) di salah satu titik Sungai Cikahiyangan, yang disebabkan hujan deras disertai angin kencang. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna membuka agenda Silaturahmi dan Laporan Program Kerja Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit, Dewan Pengupahan, serta para Ketua Serikat Pekerja/Serikat Buruh Kabupaten Bandung Tahun 2026, yang digelar di Rumah Dinas Bupati, Soreang, Jumat (10/4/2026). Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa KDS ini menyampaikan sinergi antara unsur pemerintah, pengusaha dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna rupanya berniat ingin memberi kado spesial untuk warganya dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-85 Kabupaten Bandung yang jatuh pada 20 April 2026. Hal ini terungkap saat coffee morning Bupati Bandung bersama kepala OPD membahas persiapan Hari Jadi Kabupaten Bandung, di Gazebo Rumah Dinas Bupati, Soreang, Jumat (10/4/2026). Rangkaian […]

Bale Bandung

SOREANG – Wakil Ketua III Bidang Perekonomian DPRD Kabupaten Bandung, MA Hailuki mengungkapkan, Komisi B DPRD Kabupaten Bandung menemukan bahwa pemeliharaan konstruksi Pasar Soreang tidak dilakukan secara rutin oleh pihak pengelola. Temuan tersebut terungkap dalam rapat pengawasan Komisi B DPRD Kabupaten Bandung yang digelar di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Bandung, Kamis 9 April 2026. Menurut […]

Bale Bandung

CIBIRU, balebandung.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menggelar kuliah umum bertema “Transformasi Kebijakan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045”, Kamis, 9 April 2026. Kegiatan yang digelar secara hybrid di Aula Anwar Musaddad tersebut diikuti sekitar 2.000 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, penyuluh KB, serta mitra Program […]