Bale Kota BandungHumanioraPendidikan

Nih, 4 Basis Pendidikan Karakter di Kota Bandung

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mendampingi tim penilai sekolah sehat tingkat nasional yang diketuai oleh Andri Harmani untuk meninjau SMPN 13 Bandung, Senin (25/4). by Humas Pemkot Bandung
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mendampingi tim penilai sekolah sehat tingkat nasional yang diketuai oleh Andri Harmani untuk meninjau SMPN 13 Bandung, Senin (25/4). by Humas Pemkot Bandung

LENGKONG –┬áSMPN 13 Bandung siap bertanding di level nasional untuk penilaian Sekolah Berbudaya Lingkungan, Senin (25/4/16). Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mendampingi tim penilai sekolah sehat tingkat nasional yang diketuai oleh Andri Harmani untuk meninjau SMPN 13 Bandung.

Sekolah berbasis lingkungan ini memiliki berbagai program untuk meningkatkan kesehatan sekolah, seperti kantin sehat, UKS yang representatif, lingkungan sekolah yang bersih, toilet kejujuran, produksi sabun jelantah, dan lain-lain. Program-program tersebut diharapkan mampu membawa sekolah ini menjadi juara nasional.

“Saya berharap apa yang sudah diupayakan bisa mendapatkan hasil yang maksimal sesuai dengan apa yang diupayakan,” tutur Ridwan.

Dengan lolosnya SMPN 13 Bandung ke tingkat nasional, sekolah ini nantinya akan menjadi percontohan bagi sekolah-sekolah lain di Kota Bandung. “Nantinya akan dibuat standardnya, minimal harus seperti SMPN 13 Bandung,” terang walikota.

Menurut Emil, sekolah sehat ini merupakan perwujudan dari program Bandung Masagi. Ia menjelaskan kepada tim penilai bahwa Kota Bandung telah menerjemahkan program revolusi mental yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ke dalam bentuk pendidikan karakter melalui program Bandung Masagi ini.

Ada empat basis pendidikan karakter di Kota Bandung, yakni pendidikan karakter berbasis agama, basis bela negara, basis budaya Sunda, serta basis cinta lingkungan dan kesehatan sehingga anak-anak tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga mampu mengapresiasi budaya lokal.

Emil menambahkan, Kota Bandung adalah salah satu kota yang dijadikan percontohan kota sehat tingkat internasional oleh PBB. “Hanya ada dua kota di Indonesia,” sebutnya.

Di akhir kegiatan, Ketua Tim Penilai Andri Hamdani, berpesan agar sekolah sehat tidak saja hadir saat penilaian. “Harus senantiasa menjaga dan melaksanakan sekolah sehat,” pesan Andri.

Kunjungan tersebut diakhiri dengan peninjauan ke seluruh sudut sekolah untuk dilakukan penilaian. Pada kesempatan tersebut turut hadir pula Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandung Atalia Ridwan Kamil dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close