Bale Kota BandungPamong

Nih, 5 Strategi Penanggulangan Kebakaran di Kota Bandung

Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial memaparkan strategi penanggulangan bencana kebakaran khususnya di Kota Bandung saat jadi pembicara di Hotel Prata Jasa Semarang, Selasa (1/3). by Meiwan Humas Pemkot Bandung
Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial memaparkan strategi penanggulangan bencana kebakaran khususnya di Kota Bandung saat jadi pembicara di Hotel Prata Jasa Semarang, Selasa (1/3). by Meiwan Humas Pemkot Bandung

SEMARANG – Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial memaparkan strategi penanggulangan bencana kebakaran khususnya di Kota Bandung. Oded mengungkapkan hal-hal yang menjadi strategi pemerintah dalam penanggulangan bencana kebakaran diantaranya selain mengoptimalkan peran pemerintah internal di wilayah kota, juga mengoptimalkan sekitar wilayah perbatasan khususnya seputar Bandung Raya.

“Kita melakukan silaturahmi, menjalin hubungan baik dengan wilayah tetangga kita. Jadi ketika ada bencana kebakaran di wilayah kita, pemadam kebakaran dari kota lain datang dan saling membantu,” papar Oded saat jadi pembicara dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) bertema “Penguatan Kapasitas Pemerintah Daerah dalam Pengurangan Resiko Kebakaran di Daerah Kabupaten dan Kota di Hotel Prata Jasa Semarang, Selasa (1/3/16).

Oded menjadi pembicara mewakili Kota Bandung bersama dua kota lain dari Surabaya dan Kabupaten Siak dalam Rakornas yang merupakan bagian dari Hari Ulang Tahun Pemadam Kebakaran ke-97 yang diikuti oleh seluruh pemadam kebakaran Indonesia yang digelar di Lapangan Simpang Lima Semarang.

Dalam diskusi panel yang dimoderatori oleh Prof. Suprapto itu Oded menyebut ada 5 hal yang dapat meningkatkan peran dinas. Pertama, menerapkan tiga pilar inovasi, desentralisasi dan kolaborasi. Kedua, meningkatkan koordinasi antar lembaga, sistem komunikasi, proses penyuluhan, dan menjalin silaturahmi dengan wilayah perbatasan.

Oded menambahkan beberapa hal sistem komunikasi dan koordinasi dalam penganggulangan bencana lewat Bandung Comand Centre (BCC) yang terkoneksi hingga ke kewilayahan kecamatan. Hal tersebut terbilang sangat efektif.

Tak hanya itu pemberdayaan motor-motor penyiram tanaman di kewilayahan, yang dapat difungsikan menjadi alat pemadam pertama untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses menjadi solusi alternatif.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close