Bale Jabar

Nih, Barisan Kopassus Cantik `Seribu Nyali’

×

Nih, Barisan Kopassus Cantik `Seribu Nyali’

Sebarkan artikel ini
Sersan Eka Patmawati (merdeka)
Sersan Eka Patmawati (merdeka)
Sersan Eka Patmawati (merdeka)

Prajurit Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat merupakan satuan elite yang paling disegani. Tak mudah memang bisa diterima di kesatuan ini mengingat seleksinya sangat ketat.

Banyak yang beranggapan kalau Koppasus identik dengan para pria dengan fisik kuat. Tapi jangan salah. Rupanya ada juga anggota Kopassus berparas cantik bak model.

Meski perparas menawan, tapi jangan pernah remehkan mereka. Fisiknya tak kalah kuat dengan kaum pria. Belum lagi punya kemampuan di atas rata-rata, dari jagoan menembak hingga bela diri. Nah, mereka bercerita seperti apa rasanya berada di tengah korps pasukan baret merah ini. Simak kisahnya di halaman berikut!

Sersan Eka Patmawati
Sersan Eka Patmawati

Mantan Model yang Jago Nembak

Awal banyak orang tak percaya wanita cantik bernama Eka Patmawati adalah anggota Kopassus. Sosoknya sempat ramai diperbincangkan di sosial media. Wanita berpangkat sersan ini memang mantan model sebuah majalah wanita. Demi jadi Kopassus, dia tinggalkan karir sebagai model.

Di balik wajahnya yang imut, Sersan Eka bisa menjadi momok menakutkan buat musuh. Dia jago menembak dan terjun bebas alias freefall. Kemampuan freefall ini cuma dimiliki tentara di satuan elite. “Saya baru selesai terjun bebas. Di Kopassus, wanita dituntut harus bisa semua,” kata Sersan Eka.

Kata dia, menjadi anggota Kopassus sangat membanggakan. Apalagi pasukan ini disebut-sebut sebagai pasukan terbaik nomor tiga di dunia setelah Inggris dan Israel.

“Di sini kita dituntut untuk bisa berprestasi. Dari awal tes secara psikologi dan fisik, pastinya di Kopasus fisiknya harus lebih dari pada yang lainnya,” kata wanita berusia 24 tahun itu sambil tersenyum manis. Menurut Eka tak ada perlakuan khusus untuk wanita. Semua harus jadi jagoan di baret merah.

Serda Kowad, Ni Putu Irma Purnama Dewi
Serda Kowad, Ni Putu Irma Purnama Dewi

Penerjun Payung Seribu Nyali

Kemampuan tak kalah hebat dengan seribu nyali juga dimiliki Serda Kowad, Ni Putu Irma Purnama Dewi. Wanita kelahiran 5 September 1990 Dili Timor-Timor ini jago melakukan terjun freefall dari ketinggian 8.000 kaki.

Awalnya ia tergugah mencintai olahraga ekstrem itu pada 2011. Kala itu dia tengah menyaksikan demo freefall dan langsung terkagum-kagum melihat para penerjun payung tersebut.

“Pertama kali saya tertarik saat lihat demo terjun payung, kayaknya asik juga kalau ikutan. Ya sudah saya putuskan 2011 ikutan latihan di Batujajar Kopassus selama 1 bulan,” kata Ni Putu saat ditemui di Lapangan Gatot, Cijantung, Jakarta Timur.

Wanita yang akrab disapa Putu mengaku sempat ketakutan dan sangat tegang ketika pertama kali mencoba latihan terjun payung. Namun, berkat jerih payah serta tekadnya yang bulat membuat wanita yang tergabung di Persatuan Terjun Payung Angkatan Darat (PTPAD) memiliki segudang prestasi.

Yang paling baru adalah meraih medali emas di Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat, dalam kategori akurasi ketinggian 4.000 feet. Tapi dari begitu banyaknya prestasi yang ditorehkannya, Putu mengaku paling berkesan melakukan terjun payung di Aceh.

“Waktu di Aceh 17 Agustus 2013 kemarin itu baru ngerasain terjun pakai senjata dan dibawa kontainer. Karena memang disuruhnya seperti itu buat antisipasi adanya Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Nah, waktu sebelum terjun sampai ngebayangin, nanti pas terjun gimana ya kalau tiba-tiba ada yang nembak,” kata Putu.

Sersan Dua Dessy Alvionita
Sersan Dua Dessy Alvionita

Penakluk Langit China

Sersan Dua Dessy Alvionita tidak pernah menyangka bisa menang di kejuaraan terjun payung di kota Qionglai, Cina, tahun 2013. Itulah kali pertama dara kelahiran Kutai Barat, Kalimantan Timur, 22 tahun lalu mengikuti kejuaraan resmi dan langsung harus menghadapi lawan dari 42 negara. Hasilnya, ia menjadi pemenang ke-5 nomor perseorangan.

Dessy baru 1,5 tahun mulai belajar terjun payung. Total, dia sudah terjun sebanyak 3.272 kali. Buat Kopassus, angka itu masih terbilang minim. Namun ia terus mengasah kemampuannya terjun payung. Lucunya, dalam sebuah latihan, angin kencang bertiup. Dessy terbawa angin hingga mendarat di perumahan warga.

“Ya, ke sana (ke tempat latihan) kembali naik taksi deh,” kata Dessy yang juga seorang karateka menyandang Dan Cokelat. Dari olahraga beladiri ini Dessy juga berhasil mengharumkan kesatuan baret merah dengan menjuarai kelas min. 55 kg pada Panglima Cup 2 tahun lalu. (merdeka.com) 8 Desember 2014

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]