Bale Jabar

Nih, Rahasia Dapat Investor di Masa Pandemi

×

Nih, Rahasia Dapat Investor di Masa Pandemi

Sebarkan artikel ini
Coaching Financing Your Business SBM ITB, Sabtu (27/6/20). by SBM ITB
Coaching Financing Your Business SBM ITB, Sabtu (27/6/20). by SBM ITB

BANDUNG, Balebandung.com – Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) berimbas pada berbagai sektor, termasuk industri kreatif. Hasil penelitian School of Business and Management Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) terhadap 425 UMKM menunjukkan, 98 persen UMKM sektor industri kreatif terdampak negatif Covid-19.

Sebanyak 70 persen mengalami penundaan proyek atau pekerjaan. Ada 67 persen mengalami penurunan penjualan dan pemasukan. Kemudian 59 persen mengalami pembatalan proyek. Hal lainnya 21 persen mengalami kesulitan mencari bahan baku. Hanya 8 persen yang mengalami penambahan omzet, ini terjadi di sektor games dan animasi.

Kondisi bisnis saat ini memang berada di tengah ketidakpastian. Namun bukan tidak mungkin, tidak mendapatkan investor. Hal itu dibahas dalam Coaching Financing Your Business yang digelar SBM ITB, Sabtu (27/6/2020). Coaching ini menghadirkan tiga pembicara yakni Arip Tirta Co Founder Evermos, Raditya Pramana Investment Associate Ventura, dan Sandhy Widyasthana COO & Portofolio Director MDI Ventura.

COO & Portofolio Director MDI Ventura, Sandhy Widyasthana mengatakan, sejak didirikan empat tahun lalu, MDI Ventura berinvestasi di 41 perusahaan startup di 12 negara. Perusahaan-perusahaan tersebut, sambung Sandhy, ada yang cepat beradaptasi dengan perubahan selama pandemi. Ada pula yang lambat.

“Jadi, kami tidak hanya memberikan investasi, tapi juga membantu para start up ini ketika mengalami kesulitan seperti yang terjadi sekarang,” ungkap Sandhy.

Lalu, apakah investasi dihentikan selama pandemi? Sandhy mengatakan, perusahaannya tetap mencari perusahaan-perusahaan yang pas untuk menerima investasi.

Perusahaan yang dicari harus memiliki kriteria dan ukuran tertentu. Terutama beberapa faktor penentu. “Kalau saya invest, saya harus percaya founder-nya. Karena founder itu yang jadi motor,” tuturnya.

Investment Associate Venturra, Raditya Pramana menambahkan, untuk menarik investor ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Yakni founder, market, produk, dan model bisnis.

“Kami fokus dua hal di awal yakni founder dan market. Investor bukan hanya melihat founder yang bagus, tapi juga yang akan menjadi pemenang,” bebernya.

Selain itu, Sandhy menyarankan beberapa langkah prioritas bertahan di tengah pandemi. Langkah pertama, prioritas untuk survive hingga menunggu kondisi lebih baik. Kemudian beradaptasi dan bereksperiman dan memperpanjang runway idealnya 12-18 bulan.

Ada lima cara yang bisa dilakukan. Pertama, postpone hiring, kalau dibutuhkan eksekutif, pemotongan gaji tertinggi di level atas. Kedua, memotong marketing budget. Ketiga, renogisiasi sewa kantor. Keempat, memperbanyak dana darurat dari pemegang saham. Kelima, mengemas produk dengan cara berbeda menjualnya ke segmen yang lebih luas.

Co Founder Evermos, Arip Tirta mengungkapkan, bagi startup yang ingin mendapatkan funding, jangan melupakan kalau dirinya sales person. “Cari apa yang paling dicari (investor). Jangan lupa jadi sales person. Tentunya dengan model bisnis yang kuat juga jelas,” pungkasnya.(*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]