Bale PolitikPolitik Kab Bdg

PDI Perjuangan Tolak Anarkisme, Teror dan Kekerasan

BALEENDAH, Balebandung.com – Demokrasi telah mengantar Ir. Joko Widodo untuk kembali menjadi presiden kali kedua periode 2019-2024 yang didampingi seorang Kyai karismatik Prof. Dr. Ma’ruf Amin.

Proses demokrasi yang berlangsung sangat gerah, tapi begitu proses itu selesai, tampakkah orang Indonesia-nya yang tetap menunjukan bagaimana perilaku budaya khas Indonesia yang tetap santun untuk menerima kalah maupun menang.

Adanya riak tidak puas masih dalam batas kewajaran karena bingkainya masih NKRI, bingkainya masih UUD 1945, bingkainya masih Pancasila dan dasar semangatnya masih Bhineka Tunggal Ika.

Penghargaan yang besar kami sampaikan kepada aparat kemananan dan pertahanan (Polri dan TNI) yang telah menjaga sehingga Pilpres dan Pileg 2019 telah berjalan dengan damai. Penghargaan yang besar pula kami sampaikan ke KPU dan Bawaslu yang telah menjadikan pilpres dan pileg berjalan tanpa cacat yang berarti.

Penghargaan dan hormat kami sampaikan kepada seluruh warga Kabupaten Bandung yang telah mengunakan haknya untuk kepentingan dan perwujudan cita-cita Kabupaten Bandung akan lebih baik.

PDI Perjuangan juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung yang telah memfasilitasi ruang publik dan mendorong warga untuk menyampaikan haknya.

Produk demokrasi tentunya tidak akan mampu memenuhi semua kehendak rakyat, puas dan tidak puas menjadi pupuk tumbuh kembangnya demokrasi yang akan lebih baik lagi di agenda-agenda demokrasi selanjutnya.

PDI Perjuangan memberikan catatan bahwa proses pilpres dan pileg 2019 sudah dapat di katakan proses yang berintegritas, karena tidak adanya konflik yang berarti. Bahwa masih ada pertanyaan yang tersisa terkait gagasan pemilih cerdas dapat dipahami karena kondisi Kabupaten Bandung yang belum sepenuhnya terbebas dari bahasa keterbatasan akibat dari program pemerintah daerah yang lebih bernuansa rutinitas, terbatas lompatan dan lemah dalam mengkonsolidasikan gagasan baru yang sesungguhnya banyak di masyarakat.

Kepada semua partai politik yang ada di Kabupaten Bandung, PDI Perjuangan menyampaikan terima kasih yang setinggi tingginya karena telah menunjukan sikap yang wajar dan atraktif, sehingga wajah demokrasi 2019 kaya akan warna yang mencerdaskan, walaupun terkadang harus membuat mata susah terpejam karena akal sehat terganggu.

Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, PDI Perjuangan Kabupaten Bandung mengajak kepada semua pihak untuk menikmati sajian yang akan diramu oleh pasangan Jokowi -Amin, tapi jangan lupa untuk tetap kritis, karena mesin pengubah terbaik bagi masa depan bangsa itu adalah kritik. Sampaikanlah kritik sesuai dengan hakekat gotong royong yang mampu maksimal maksimal dan yang mampu minimal minimal.

Pemaksaan kehendak atau kririk juga merupakan wajah demokrasi, tapi yang harus dipahami buah pemaksaan terkadang sulit dinikmati dan celakanya, pahitnya hanya diri sendiri yang merasakan. Untuk itu timbang dan pikirkan terlebih dahulu terkait kritik yang akan di sampaikan, pepatah petitih menyebutkan “Kudu dibeuweung diutahkeun” karena dengan begitu proyeksi dampak kritik akan kita tahu dengan tepat dan antisipatif.

Terakhir PDI Perjuangan menyampaikan pendapat :
1. Menolak segala bentuk anarkisme, teror dan kekerasan yang tidak didasari tanggung jawab, apalagi kalau ada lempar batu sembunyi tangan.

2. Mendukung terciptanya kedamaian pada proses pelantikan presiden dan wakil presiden, karena dengan damai maka perwujudan hak yang sudah kita sampaikan di pilpres dan pileg 2019 akan berbuah makmur dan berasa sejahtera.

3. Mengajak kepada semua pihak untuk bergotong royong sesuai kemampuannya mensukseskan pelantikan presiden dan wakil presiden berjalan sesuai dengan konstitusi supaya mudah dalam evaluasinya jika memang ada soal yang harus diperbaiki.***

by Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung; Dr. H. Harjoko Sangganagara, M.Pd.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close