Bale Kota BandungHankam

Pelaku Penipuan Modus ATM Diamankan

BANDUNG, Balebandung.com – Komplotan penipuan dengan modus kerjasama usaha dengan untung menggiurkan, berhasil diamankan jajaran unit Reskrim Polsek Bandung Wetan. Pelaku yang berjumlah empat orang, berhasil mengelabui 10 korbannya.

Kapolsek Bandung Wetan, Kompol Budi Triyono mengatakan, pelaku ini modusnya menawarkan kerjasama. “Komplotan ini modusnya berkenalan dengan tamu yang menginap di hotel yang berada di Jalan Riau Kota Bandung, pada tanggal 23 Maret 2019,” papar Kapolsek Bawet, Selasa (2/4/19).

Saat kejadian, pelaku berjumlah empat orang berperan pada tugasnya masing-masing. “Saat itu pelaku inisial AD mengaku pengusaha asal Kalimantan, menawarkan kerjasama usaha elektronik dengan untung besar. Korban atas nama Yuda lalu percaya. Tiba-tiba di saat bersamaan ada pelaku inisial AR yang mengaku sebagai pengusaha asal Brunei, hendak menjual ratusan hp Samsung Note 10,” paparnya.

Karena merasa mampu, Yuda menawarkan diri kepada AR untuk membeli hp tersebut. “Ketiganya lalu berangkat ke salah satu ATM bank dengan menggunakan mobil milik AD. Saat di ATM, Yuda memperlihatkan saldo ATM nya senilai Rp 70 juta. Lalu AD juga memperlihatkan saldo ATM-nya senilai Rp 1 M lebih, namun ada tanda minus di bagian awal nilai saldo yang ditutup dengan tangan pelaku AD,” jelasnya.

Setelah dari ATM, lalu ketiganya lalu kembali ke hotel. “Saat perjalanan ke hotel, ketiganya mengobrol dengan asyik, hingga Yuda tak sadar jika kartu ATM-nya ditukar oleh AD,” jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Bawet, Iptu Dewa menambahkan, komplotan ini berhasil menarik uang dari korban Yuda sebanyak Rp 60 Juta. “Sebanyak 60 juta, berhasil ditarik komplotan ini,” sebutnya.

Dari pengakuan pelaku, sudah melakukan empat kali. “Empat kali beraksi, di wilayah Bawet dua kali, dan Sumur Bandung,” jelasnya. Para pelaku ini diamankan di Bekasi dan Bogor. “Kita amankan di Bekasi dan Bogor, keempat pelaku berasal dari Sulawesi,” kata Iptu Dewa.

Dari tangan pelaku, diamankan barang bukti, kartu ATM sebanyak 96 buah dari berbagai bank, 6 unit HP, uang tunai Rp 1 juta, dan satu unit mobil Calya warna abu metalik. “Para pelalu kita jerat pasal 378, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” pungkas Kanitreskrim.***

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close