Bale JabarPamong

Pemprov Jabar Buat Inovasi Cegah Pungli

Sekda Jabar Iwa Karniwa usai Raker Satgas Saber Pungli Jabar, di Mason Pine Hotel, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (25/7/18). by Humas Pemprov

KBB, Balebandung.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan pencegahan pungutan liar (pungli) terus gencar dilakukan di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

Itu pun berdasarkan pada Perpres Nomor 87 tahun 2016 tentang pembentukan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar yang dibentuk dari pusat, kementerian/lembaga dan sampai daerah.

“Upaya pemerintah mewujudkan pelayanan yang berkualitas untuk masyarakat, tidak terlepas dari masalah adanya pungutan liar. Bukan hanya level instansi bahkan hingga RT/RW,” kata Iwa saat Rapat Kerja Satgas Saber Pungli Jabar, di Mason Pine Hotel, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (25/7/18).

Menurutnya, pungli dinilai mengganggu, meresahkan dan memberatkan masyarakat. Serta menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, dan tentunya menghambat perekonomian.

Maka, seiring hadirnya Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 700/kep.1089-inspt/2016 tanggal 4 September 2016 tentang pembentukan Satgas Saber Pungli Jabar, Pemprov Jabar sudah pula meluncurkan beberapa program inovasi yang ditujukan untuk meminimalisir praktik pungutan liar (pungli) di lingkungannya.

Beberapa program tersebut, ungkap Iwa, juga telah ditetapkan sebagai ‘pilot project’ pencegahan korupsi untuk 17 provinsi di Indonesia oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Adapun beberapa program tersebut meliputi e-Samsat Jabar, yang merupakan cara mudah bayar pajak pada sektor pendapatan.”Sehingga, pembayaran terkait pajak kendaraan bisa langsung dilakukan secara mandiri, dan transparan via e-Banking, M-banking, serta ATM, untuk meminimalisir praktek pungli yang kerap berlangsung ketika transaksi dilakukan secara konvensional,” urainya.

Pada sektor tunjangan pegawai, Pemprov Jabar menjalankan sistem manajemen tunjangan penghasilan pegawai (TPP), sehingga tidak ada alasan ‘kurang pemasukan’ bagi para ASN bila melakukan pungli.

“Kemudian Inovasi Satu Akses Pasti Simpatik Jabar pada sektor perizinan. Dengan kemudahan yang diberikan, menghindarkan praktek pungli maupun percaloan,” ungkap Iwa.

Selain oleh aparat, Saber Pungli juga memerlukan peran aktif masyarakat. “Kami juga akan terus berikan sosialisasi, pendidikan, dan penindakan,” tegasnya.***

Satgas Saber Pungli Kota Bandung Prioritas Sasar Pendidikan

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close