Bale Jabar

Pengawasan Check Point dan Titik Penyekatan di Jabar Ditingkatkan

Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama Menteri Perdagangan Agus Suparmanto meluncurkan Pasar Digital Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (8/5/20). by Humas Jabar

BANDUNG, Balebandung.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) konsisten memberlakukan larangan mudik selama pandemi COVID-19. Pengawasan di titik-titik penyekatan larangan mudik, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, pun ditingkatkan.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan, larangan mudik Idul Fitri tetap berlaku. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.

“Kami memastikan pergerakan manusia tidak melebihi 30 persen. Kuncinya itu saja. Kedua, Peraturan Menteri Perhubungan itu melarang mudik. Saya sampaikan lagi, yang namanya mudik itu dilarang,” tandas Gubernur Jabar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (8/5/20).

Gubernur melaporkan, larangan mudik mampu menekan penyebaran COVID-19 di Jabar. Saat ini, kata dia, sudah tidak ada lagi laporan penularan COVID-19 dari pemudik atau orang-orang yang datang dari zona merah COVID-19, seperti Bodebek maupun Bandung Raya.

Adapun  beberapa moda transportasi yang boleh melintasi provinsi atau kabupaten/kota, hanya transportasi angkutan barang. Meski begitu, angkutan barang itu akan lebih dulu diperiksa oleh petugas lapangan di titik-titik pengecekan.

“Tapi, kepada mereka yang harus bergerak lintas kota, lintas provinsi, membawa logistik, membawa barang-barang yang esensial, itulah esensi dari Peraturan Menteri Perhubungan,” jelas Ridwan Kamil.

“Ada pengecualian. Kalau masuk zona PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), di peraturannya, maka zona PSBB gugus tugas boleh memperbolehkan lewat atau melarang. Implementasi itu karena harus disesuaikan dengan darurat kesehatan,” tukasnya.

Sejak PSBB Tingkat Provinsi berlaku pada Rabu (6/5/20), Pemprov Jabar meningkatkan penjagaan check point PSBB sekaligus penyekatan larangan mudik. Ada 15-25 titik pengecekan di tingkat Jabar dan 232 titik pengecekan oleh kabupaten/kota. ***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close