Rabu, Oktober 20, 2021
BerandaBale Kota BandungPKL Andir Deklarasi Libur Senin 

PKL Andir Deklarasi Libur Senin 

Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Danial (tengah berbaju safari) selaku Ketua Satgasus PKL menandatangani deklarasi bersama para PKL Andir di Jl. Waringin, Senin (28/3). by Pri Humas Pemkot Jabar
Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Danial (tengah berbaju safari) selaku Ketua Satgasus PKL menandatangani deklarasi bersama para PKL Andir di Jl. Waringin, Senin (28/3). by Pri Humas Pemkot Jabar

ANDIR – Upaya terobosan untuk meningkatan Kebersihan, Keindahan, Kenyamanan warga dilakukan dengan ditandatanganinya Deklarasi Hari Senin Tanpa PKL se-Kecamatan Andir.

Para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kecamatan Andir sepakat untuk tidak berjualan dan libur bersama setiap hari Senin mulai pukul 06.00 WIB sampai 18.00 WIB di tempat mereka biasa menggelar dagangannya.

Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Danial selaku Ketua Satgasus PKL menandatangani deklarasi tersebut bersama para PKL, aparatur kewilayahan, serta Muspika Andir, usai memberikan pengarahan di Jl. Waringin, Senin (28/3/16)

“Saya tenang dan bangga melihat kekompakan warga masyarakat Waringin. Kesolidan para pedagang ini untuk mengelola lingkungan khususnya kebersihan, para pedagang ini libur setiap Senin untuk bebersih menata lebih rapih sehingga warga juga menjadi nyaman enam hari kedepan berjualannya,” ucap Oded.

Menurutnya, yang terpenting dari aksi tersebut adalah perubahan kultur lebih perduli lingkungan, karena dirasakannya persoalan terkait sampah merupakan masalah pelik yang harus diselesaikan bersama, “Urusan tertib lingkungan, kebersihan, keindahan mari kita bangun Bandung berkolaborasi yang baik, mari kita kelola Bandung ini dengan taat aturan,”

Kata Oded deklarasi ini merupakan sebuah terobosan. “Deklarasi ini merupakan sebuah inovasi kecamatan dibantu warganya. Ini bentuk kesolidan semua pihak yang memberikan perhatian khusus terhadap lingkungan, hingga hadir komitmen bersama sehingga mereka mau libur setiap Senin untuk menata dan membersihkan,” tuturnya.

Hal senada juga dikatakan Camat Andir Nofidi H. Ekaputra yang menerangkan pemilihan hari Senin diliburkan dengan pertimbangan hari pertama masuk sekolah.

“Ini kebijakan yang tepat menurut kami PKL diliburkan, sama halnya dengan PKL di Pasar Baru yang lebih dulu mendeklarasikan libur hari Senin,” ujar camat

Nofidi menyebutkan deklarasi ini tidak hanya diikuti 302 PKL di Jalan Waringin saja. “Tapi juga diikuti oleh seluruh kawasan Ciroyom termasuk diikuti 150 PKL di sepanjang Jalan Rajawali Timur yang kadang menyebabkan kemacetan pada saat jam sekolah, karena mereka memang berjualan memakai bahu jalan,”jelasnya.

Rencananya Nofidi akan membuat pedoman Tertib K3 di setiap pasar yang diharapkan tumbuh kesadaran bersama untuk membangun diri dan daerahnya dengan penampilan yang menarik.

“Persoalan terbesar PKL ini ada di Wilayah Kecamatan Andir karena punya tiga pasar besar, hampir 4.000 PKL ada di wilayah kami tersebar di Ciroyom, Andir dan Pasar Baru. Ke depan kami akan membuat pedoman tertib K3 agar pengunjung merasa lebih nyaman,” ungkap camat.

Perwakilan pedagang Andir, Asep Gunawan mengatakan, dengan deklarasi ini, sebagai koordinator pedagang pihaknya siap mengikuti segala aturan pemerintah.

“Ini demi kelancaran kami juga untuk kelancaran publik. Jangan sampai kami sebagai PKL selalu disalahkan membuat macet jalan. Kami ingin menjadi rapih, aman, tertib,” tandas Asep.

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI