Bale JabarHankam

Polda Ringkus 5 Pemakai Tembakau Gorila

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus saat ekspos tembakau gorila di Mapolda Jabar, Kamis, (16/2). by xv/bbcom
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus saat ekspos tembakau gorila di Mapolda Jabar, Kamis, (16/2). by xv/bbcom

BANDUNG – Polda Jabar meringkus lima orang pelaku bersama barang bukti tembakau Gorila seberat 150 gram. Para tersangka pemakai tembakau Gorila, diamankan selama periode 29 Januari 2017 hingga 11 Februari 2017.

?”Ini adalah penemuan baru dengan jenis yang baru, tembakau Gorila yang sekarang lagi marak-maraknya beredar di kalangan anak muda.” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan sat ekspos di Mapolda Jabar, Kamis, (16/2/17).

Polisi awalnya membekuk AS (22)?, warga Jalan Perintis. Kel Pakuwon Kec Garut Kota, Kab Garut. Dari tangan pelaku polisi temukan1 kotak taperwere berisi 18 paket kecil. Polisi kemudian membekuk tiga pemuda dari Cikampek, Karawang, di bengkel ZMRT? Desa Sukaati, Kec Cikampek, Kab Karawang. Pelaku MMS, MRA, FMW beserta narkotika gorila satu paket dan tiga linting tembakau gorila 2 gram pun digiring ke Mapolda Jabar.

Yang terakhir adalah pelaku, RR (24) warga Gang Nusa Indah VIII, Melong, Cimahi Selatan Kota Cimahi, yang ditangkap aparat? Minggu (11/2) lalu di depan mall TSM Kota Bandung. Dari tangan RR didapat 4 bungkus plastik bening gorilas seberat 90 gram dan dua bungkus paket silver berat 48 gram diamankan.

Yusri menjelaskan, “ganja sintetis” ?tersebut dibeli pelaku dari akun sosial media (sosmed) Instagram. Usai mentransfer melalui bank, barang tersebut akan dikirim melalui salah satu jasa pengiriman. Para pelaku merupakan jaringan terputus yang tidak saling mengenal.

Menurut Yusri jajarannya terus menyelidiki kasus ini dan mencari tahu apakah kemungkinan ini berkaitan dengan kasus penemuan paket dalam jumlah besar di Kabupaten Bogor. “Ini sedang kita kembangkan. Barang dibeli di mana untuk cari tahu apakah ada keterkaitan dengan penemuan besar-besaran di Bogor tentang tembakau gorila ini,” ucap Yusri.

Selain itu polisi juga lakukan pengejaran terhadap aktifitas jual beli gorila di dunia maya “Ini sistem belinya dengan menggunakan online dan kita akan kejar terus di dunia maya,” ungkapnya.

Para pelaku kini tengah diamankan di Mapolda Jabar guna penyelidikan lebih lanjut. Mereka diancam UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 114 ayat (2), dan pasal 112 ayat (2) dengan ancaman minimal 20 tahun penjara.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close