Bale Kota Bandung

Polrestabes Bandung Amankan 58 Butir Ekstasi Merek Hulk dan Sabu Seberat 500 Gram

saat ekspos kasus di Mapolrestabes Bandung, Jumat (6/11/20).

BANDUNG, Balebandung.com – Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung berhasil mengamankan 58 butir ekstasi merk Hulk, dan 500 gram sabu-sabu dari empat orang kurir.

Keempat kurir narkoba tersebut merupakan anggota sindikat antarkota. Mereka mendapatkan pasokan sabu dan ekstasi dengan seorang bandar yang berdomisili di Jakarta.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan, penangkapan empat kurir narkoba tersebut berawal dari penangkapan terhadap RN alias Batman di sebuah tempat kos, Jalan Antapani, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Sabtu (31/11/20) lalu.

“Hasil pengungkapan dari kamar kos Batman, anggota mengamankan 20 gram sabu dan perlengkapan atau bong untuk mengonsumsi sabu-sabu tersebut. Barangnya disembunyikan tersangka Batman di kemasan sabun mandi cair dan deodoran,” ungkap Kapolrestabes Bandung didampingi Kasatres Narkoba AKBP Ricky Hendarsyah, Jumat (6/11/20).

Setelah menangkap Batman, personel Satres Narkoba melakukan pengembangan. “Jadi RN alias Batman ini mengaku sabu-sabu diperoleh dari WG,” imbuh Kapolrestabes.

Anggota lalu memburu WG dan berhasil diamankan di Jalan Gatot Subroto, kawasan Cibangkong, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung pada Minggu (1/11/20).  “Dari tangan WG, anggota mengamankan 500 gram sabu-sabu dalam plastik,” ujar Kombes Pol Ulung.

Penyidik mengembangkan kasus hingga menangkap kurir lain berinisial BT di Jalan Jakarta, Kota Bandung pada Senin (2/11/20).

“BT masih satu jaringan dengan Batman dan WG. Dari tangan BT, petugas menyita 25 sabu dan 58 butir ekstasi merek Hulk,” imbuh Ulung.

Kapolrestabes memastikan, tersangka bandar narkoba ini masih buron.  “Statusnya buron, dia berdomisili di Jakarta. Kami akan kejar,” kata Kapolrestabes.

Selain RN alias Batman, WG, dan BT, kata Kombes Pol Ulung, anggota Satres Narkoba juga meringkus kurir narkoba lain berinisial AD. Namun AD berbeda jaringan dengan Batman, WG, dan BT.

“Yang pasti, mereka ini jaringan pengedar narkoba antarkota. Rencananya barang haram tersebut diedarkan di Kota Bandung dan Bogor,” kata Kapolrestabes.

Keempat tersangka  dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto 132 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam pidana paling lama 20 atau pidana penjara seumur hidup dan denda Rp10 miliar.

“Dengan jumlah barang bukti yang berhasil disita tersebut, berarti kami sudah bisa menyelamatkan sekitar 3.000 orang dari penyalahgunaan narkoba,” ujar Kaporestabes Bandung. ***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close