Bale Kab Bandung

Polsek Ciwidey Amankan 30 Motor 2 Mobil Hasil Curanmor

Kapolsek Ciwidey AKP Ivan Taofik saat ekspos curanmor di Mapolsek Ciwidey, Senin (10/2/20). by epul/bbcom

CIWIDEY, Balebandung.com – Polsek Ciwidey berhasil mengamankan 30 unit motor dan dua unit mobil pick up hasil pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Seorang residivis pelaku curanmor berinisial RM, kakinya ditembak polisi karena berusaha melawan saat hendak ditangkap. RM ditangkap bersama A dan R setelah aksi pencurian kendaraan bermotornya terungkap.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan melalui Kapolsek Ciwidey AKP Ivan Taofik menuturkan, dari tangan ketiga pelaku, polisi menyita 30 unit motor dan 2 unit mobil jenis pick up.

“Puluhan kendaraan bermotor ini merupakan hasil operasi para tersangka sejak Mei 2019 hingga Januari 2020,” kata Ivan kepada wartawan di Mapolsek Ciwidey, Senin (10/2/20).

Menurut pengakuan para tersangka, kata kapolsek, mereka melakukan aksi jahatnya di puluhan lokasi. Setidaknya 19 lokasi di Ciwidey dan lebih dari 30 lokasi di luar Ciwidey.

Ivan mengatakan, ketiga tersangka menyasar kendaraan yang tengah terparkir baik di luar rumah maupun di dalam rumah. Jam operasi mereka mulai dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Ketiga tersangka tersebut memiliki peran berbeda saat melakukan aksinya itu.

“Modusnya mereka hunting dengan sepeda motor berboncengan tiga. Dua orang sebagai pemetik dan satu orang bertugas mengawasi kondisi,” kata dia.

Setelah kendaraan yang jadi sasarannya berhasil dicuri, ketiga tersangka kemudian membawa kendarana hasil curian itu ke wilayah Cianjur selatan.

Disinyalir masih banyak kendaraan bermotor hasil curiannya yang belum terungkap. Sebab polisi masih mengejar S yang berperan sebagai penadah.

“S masih DPO. Dia yang berperan sebagai penjual motor curian dengan harga Rp3 jutaan per unitnya. Jadi, dugaan kami masih banyak kendaraan hasil aksi jahat para tersangka ini. Tidak hanya yang sudah kami sita,” ungkap Ivan.

Selain puluhan kendaraan bermotor, polisi juga turut menyita sejumlah barang bukti lainnya dari para tersangka. Diantaranya, dua kunci astag, tujuh mata kunci astag, soket untuk mencuri mobil, pembuka magnet, dan gurinda sebagai pembuat mata kunci astag.

“Ketiga tersangka yang telah kami amankan ini dijerat pasal 363KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tandas Ivan. ***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close