Minggu, April 14, 2024
BerandaBale BandungPWI Kabupaten Bandung Gelar Dialog Jelang Piala Dunia U-20

PWI Kabupaten Bandung Gelar Dialog Jelang Piala Dunia U-20

SOREANG,balebandung.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung melaksanakan dialog Piala Dunia U-20 dengan tema “Mampukah Menggerakkan UMKM dan Pariwisata” di Sekretariat PWI Kabupaten Bandung, Soreang, Selasa 28 Februari 2023.

Dalam dialog Piala Dunia U-20 itu dihadiri dan sekaligus narasumber, yakni Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung H.  Kawaludin, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung H. Iman Irianto, Ketua Askab PSSI Kabupaten Bandung Rudie Kusmayadi, Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bandung Dadan, Kabid Promosi dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Vena Andriawan, perwakilan Kecamatan Soreang, perwakilan Hotel Sutan Raja Soreang, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Maulana Fahmi, dan Wartawan Senior Didi Mainaki.

Kawaludin berharap dalam penyelenggaraan Piala Dunia U-20 itu sukses administrasi, sukses penyelenggaraan, sukses pemain dan sukses ekonomi.

“Penyelenggaran Piala Dunia U-20 yang akan dilaksanakan tanggal 20 Mei sampai 11 Juni 2023 mendatang merupakan sejarah bagi Kabupaten Bandung. Ada tiga event besar di Kabupaten Bandung dengan skala internasional dan nasional, di antaranya Piala Dunia U-20,” kata Kawaludin.

Ia mengatakan untuk kesiapan dan mensukseskan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 merupakan tugas bersama, bukan hanya tugas Pemerintah Kabupaten Bandung saja.

“Sejarah baru Kabupaten Bandung bisa jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 bertaraf internasional,” katanya.

Untuk mensukseskan penyelenggaraan Piala Dunia U-20, Kawaludin mengungkapkan bahwa Pemkab Bandung terus berjibaku mempersiapkan stadion Si Jalak Harupat. Begitu juga dengan pemerintahan pusat pada awal tahun sudah bekerja keras dalam upaya mempersiapkan kondisi fisik Stadion Si Jalak Harupat Kutawaringin.

Selain mempersiapkan lapangan, juga kondisi ruang dan toilet/WC, jalan, dan antisipasi terjadinya kebakaran.

“Keindahan dan kerapihan di kawasan Si Jalak Harupat harus menjadi perhatian. Yang jelas, penyelenggaraan Piala Dunia U-20 harus mampu merubah kondisi Si Jalak Harupat jauh lebih baik,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk menyongsong pertandingan Piala Dunia U-20 itu, harus dipersiapkan secara maksimal.

“Berharap mendapat dukungan dari semua pihak, supaya berjalan sukses dan mampu menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20,” harapnya.

Ia pun mengungkapkan dengan adanya penyelenggaran event internasional itu, Kabupaten Bandung jadi terkenal.

“Tinggal bagaimana  memanfaatkan dan menangkap peluang Piala Dunia U-20 ini,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung Dadan mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada para pelaku UMKM, terkait dengan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Kabupaten Bandung.

Dadan menyebutkan, di Kabupaten Bandung terdapat ribuan produk UMKM. Selain itu, ia menyebutkan di Kabupaten Bandung banyak produk UMKM yang dijual untuk ekspor.

“Banyak sekali produk UMKM yang bisa kita kenalkan dan promosikan pada Piala Dunia U-20. Kami sangat mendukung dan mempersiapkan para pelaku UMKM,” kata Dadan.

Ia mengatakan dengan adanya Piala Dunia U-20 ini disambut baik oleh para pelaku UMKM di Kabupaten Bandung. Dengan harapan berbagai jenis produk bisa diperkenalkan kepada para pendatang atau wisatawan.

“Piala dunia ini bisa mendorong pemasaran produk, untuk membantu para pelaku UMKM bisa mendunia,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Promosi dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Vena Andriawan berharap, even internasional ini  untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya dan menjadi peluang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Dengan adanya Piala Dunia U-20 ini akan menggerakan wisatawan asal dalam negeri atau luar negeri  datang ke Kabupaten Bandung,” katanya.

Menurut Vena, melalui event internasional ini bagaimana menarik orang sebanyak-banyaknya datang ke Kabupaten Bandung.

Sementara itu, Wartawan Senior Olahraga Didi Mainaki mengatakan ditunjuknya Kabupaten Bandung sebagai penyelenggara Piala Dunia U-20, kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

“Kesiapan stadion dengan standar FIFA,” katanya.

Melalui event tersebut, Didi mengatakan ajang yang sangat baik untuk menggerakkan roda ekonomi dan pariwisata Kabupaten Bandung. Mengingat ada pelancong dari luar negeri yang datang ke Kabupaten Bandung.

“Ini merupakan peluang, dan membuat para tamu kangen dan tidak kapok. Dengan harapan usai  Piala Dunia, mereka bisa datang lagi ke Kabupaten Bandung,” katanya.

Didi mengatakan masih banyak masyarakat yang belum tahu kapan Piala Dunia U-20  diselenggarakan. Sehingga perlu kerja keras untuk menggerakan ekonomi maupun para pelaku UMKM dan pariwisata Kabupaten Bandung.

“Piala Dunia U-20 peluang, dan bagaimana piala dunia ini memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” katanya.

Menurutnya, pada piala dunia itu banyak pendatang yang belanja, baik kaos, maskot dan oleh-oleh lainnya.

“Bagaimana untuk mengakomodir masyarakat yang tidak bisa nonton ke stadion. Sehingga harus ada nonton bareng, gerai atau stand. Jadi mari kita diskusi lebih dalam lagi untuk menggerakan ekonomi para pelaku UMKM dan pariwisata. Piala dunia harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Bandung, terutama para pelaku UMKM. Sukses dari penyelenggaran juga sukses dalam bidang ekonomi,” katanya.

Ketua PWI Kabupaten Bandung H. Rahmat Sudarmaji mengatakan, pelaksanaan dialog ini merupakan rangkaian Hari Pers Nasional, sehingga anggota PWI menggelar diskusi atau talk show untuk memberikan pandangan dan masukan ke Pemkab Bandung. “Ini juga ada suport dari Bupati Bandung,” katanya.

Ia mengatakan melalui kegiatan ini mensosialisasikan tiga agenda besar di Kabupaten Bandung, di antaranya Piala Dunia U-20.

“Kita ingin mendorong kegiatan Piala Dunia U-20 untuk mensosialisasikan kepada  masyarakat,” katanya.

“Pesta ini mampukah  menggerakan pariwisata dan UMKM. Dengan harapan masyarakat bisa bergairah dengan adanya kegiatan Piala Dunia U-20,” katanya.

Rahmat mengatakan, sangat paham aturan dan rambu-rambunya, terkait dengan kegiatan Piala Dunia U-20. Dikatakannya, pihaknya juga turut mengundang PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) dan pihak lainnya, berkaitan dengan agenda besar di Kabupaten Bandung.

Rahmat berharap berkaitan dengan jelang piala dunia bisa mengekspos atau ada rilis berkaitan dengan kegiatan kepariwisataan yang berkaitan dengan piala dunia.

“PWI bisa menggerakan atau mensosialisasikan Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20,” katanya.***

BERITA LAINYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERKINI