Sabtu, Desember 4, 2021
BerandaBale JabarRidwan Kamil : 500 Kejadian Bencana Terjadi Sejak Oktober Hingga Hari ini...

Ridwan Kamil : 500 Kejadian Bencana Terjadi Sejak Oktober Hingga Hari ini di Jabar

BANDUNG, Balebandung.com – Sejak Oktober-November 2021, kejadian bencana di Jawa Barat sudah mencapai 500 kasus.

Status Siaga Satu kebencanaan ditetapkan agar seluruh kabupaten/kota waspada akan munculnya potensi bencana.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan mayoritas kebencanaan yang terjadi adalah bencana hidrologis.

“Untuk Jabar tengah ke utara bencana hidrologis rata-rata berupa banjir, sementara Jabar tengah ke selatan longsor,” terangnya.

BMKG sendiri menurutnya sudah memberikan peringatan berupa prediksi musim hujan dari Desember hingga Januari.

“Sehingga dari Oktober kita sudah siaga satu dan sekarang penguatannya” papar Gubernur Jabar, Selasa 23 November 2021.

Pihaknya memastikan pasukan kebencanaan di Jabar sangat siap.

Dalam kesiapsiagaan bencana ini, ada tambahan peralatan baru, yakni dapur umum dari Kodam yang terbilang canggih melengkapi dapur umum yang sudah disediakan sejumlah institusi termasuk Basarnas, kepolisian, Dinas Sosial dan lain-lain.

“Kita ada peralatan mengubah air sungai laik minum, jika di titik kebencanaan butuh air bersih yang memadai, kita ada filter air,” terang Ridwan Kamil

Dari laporan yang didapat pihaknya, saat ini sudah ada 500-an laporan kebencanaan dari daerah.

“Saya berharap tahun ke tahun jumlahnya makin berkurang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengurangi bencana banjir di kawasan Bandung Raya. Namun begitu pihaknya juga memberikan atensi pada sejumlah daerah yang memiliki titik rawan bencana,” jelasnya.

Diakuinya, untuk hari ini di era curah hujan tinggi Jabar Selatan jadi prioritas dari mulai Garut Selatan, Cianjur Selatan, Sukabumi Selatan dan khususnya Kabupaten Bogor yang paling tinggi dan terus kita berikan atensi.

Ridwan Kamil juga memastikan cetak biru Jabar Resiliance Province akan mengatur segala sesuatu tentang mitigasi bencana, mulai dari pelatihan hingga anggaran.

“Kami akan terus memperbaiki cetak biru ini jika dirasa memiliki kekurangan,”pungkasnya.***

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

TERKINI