Bale Jabar

Ridwan Kamil Lepas Ojol dan Pos Pengantar Sembako di Sumedang

Gubernur Jabar Ridwan Kamil melepas pengemudi ojek online dan petugas pos pengirim sembako, di Kantor PT Pos Sumedang, Sabtu (18/4/20). by Humas Jabar

SUMEDANG, Balebandung.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas puluhan pengemudi ojek online dan petugas pos yang mengirim paket sembako bagi warga Kabupaten Sumedang yang ekonominya terdampak COVID-19.

Para pengemudi akan membawa paket senilai Rp500 ribu dari Pemprov Jawa Barat yang terdiri dari sembako senilai Rp350 ribu dan uang tunai Rp150 ribu.

Gubernur Jabar mengatakan, paket dari Pemda Provinsi Jabar merupakan satu dari sembilan pintu bantuan dari pemerintah (Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota) untuk 40 persen kelompok ekonomi terbawah yang sudah didata RT/ RW.

“Kepada mereka dari kelompok ekonomi 40 persen terbawah akan dibantu oleh sembilan pintu pertolongan, yang salah satunya bantuan dari Pemprov Jabar yang sekarang disalurkan melalui PT Pos Indonesia dan ojek online kepada warga yang terdampak,” kata Ridwan Kamil usai melepas puluhan driver di Kantor PT Pos Indonesia Sumedang, Jalan Gesan Ulun, Sabtu (18/4/20).

Ridwan menyatakan, pemerintah memberikan kesempatan pemda/pemkot selama tujuh hari untuk memperbaiki data penerima bantuan. Bila masih ada warga yang belum mendapatkan atau tak terdata, bisa diperbaiki dan melapor ke RT/ RW setempat.

“Bila masih ada yang terlewat juga bisa melapor di aduan yang ada di aplikasi Pikobar,” ucap Kang Emil.

Kang Emil mengimbau masyarakat untuk meningkatkan rasa solidaritas, turut membantu masyarakat yang kesulitan. Menurutnya, pandemi COVID-19 adalah masalah bersama, maka akan cepat tuntas bila dikerjakan bersama-sama.

“Tidak boleh ada warga Jabar yang kelaparan. Saya imbau masyarakat juga melakukan solidaritas sosial. Tidak hanya pemerintah, karena pandemi COVID-19 ini masalah bersama karena dengan kebersamaan akan cepat selesai,” tandas Emil

Kabupaten Sumedang adalah bagian dari Bandung Raya yang akan segera menerapkan Pembatasan Ssosial Berskala Besar (PSBB) yang telah disetujui Menteri Kesehatan akan dilaksanakan 22 April 2020.

Untuk itu Kang Emil mengimbau warga Sumedang untuk bersiap dan mentaati semua aturan PSBB.”Kepada warga Sumedang supaya menaati tidak keluar rumah kalau tidak emergensi,” pintanya. ***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close