Sabtu, Desember 4, 2021
BerandaBale BandungRidwan Kamil Pastikan Luasan Banjir Berkurang dengan Sodetan Cisangkuy

Ridwan Kamil Pastikan Luasan Banjir Berkurang dengan Sodetan Cisangkuy

KATAPANG, Balebandung.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau sodetan atau jalan banjir Cisangkuy di Desa Cisangkuy, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Senin (22/11/21). Flood way ini dibangun sebagai salah satu infrastruktur pengendali banjir Bandung Selatan. Tinjauan lapangan ini untuk memastikan penanganan banjir terus dilakukan.

Gubernur Jabar mengatakan sodetan Cisangkuy mampu mengurangi luasan banjir menjadi kini 70 hektare dari sebelumnya 370 hektare.

“Ini bisa mengurangi yang biasanya 370 hektar di Dayeuhkolot insyaallah tahun depan sudah berkurang tinggal 70-an hektare,” kata gubernur di Kabupaten Bandung, Senin (22/11/21).

Sodetan Cisangkuy sepanjang 1,7 kilometer dibangun Kementerian PUPR. Aliran sungai dibelokkan menjauhi permukiman warga yang kemudian akan bertemu dengan Sungai Citarum. Sodetan ini melengkapi pembangunan kolam retensi Cieunteung dan Andir yang ditargetkan selesai akhir tahun ini.

“Mudah-mudahan berita baik hadir di wilayah yang biasanya tergenang,” ujar Ridwan Kamil.

Dalam kunjungannya itu, Ridwan sempat bertanya kepada warga dan mendapat keterngan bahwa saat ini ketinggian banjir sudah mulai berkurang dan cepat surut.

“Tadi saya wawancara warga, biasanya dulu banjirnya lama dan tinggi, sekarang sudah jarang lagi. Alhamdulillah, mudah-mudahan sampai akhir musim hujan kita bisa mengendalikan,” ungkap Kang Emil.

Kendati Bandung Selatan belum bisa 100 persen bebas banjir, namun upaya pengurangan banjir terus dilakukan. Kang Emil menyebut persoalan banjir tak hanya disebabkan oleh air melimpah saat musim hujan.

“Kita belum bisa bilang 100 persen bebas banjir, karena itu menurut saya takabur. Fenomena air ini tidak melulu apa yang kita lihat sehari-hari. Tapi ada yang mempengaruhi seperti global warming,” kata dia.

Kunjungannya ke sodetan Cisangkuy sekaligus juga untuk persiapan rencana kunjungan lapangan Presiden Joko Widodo ke Sungai Citarum dalam waktu dekat. Kang Emil mengatakan, Presiden ingin melihat langsung perkembangan penanganan Sungai Citarum yang saat ini sudah dikategorikan cemar ringan.

“Rencana Presiden ingin melihat kemajuan Citarum dari berbagai apsek karena di Glasglow kita mendapat kehormatan melaporkan ke dunia bahwa Citarum sudah tidak lagi sungai terkotor sedunia, tapi sudah jauh lebih baik dan bersih,” ungkap Kang Emil. ***

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

TERKINI