Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaBale Kota BandungRobert Albert Kecewa Kinerja Wasit Saat Laga Persib di Liga 1

Robert Albert Kecewa Kinerja Wasit Saat Laga Persib di Liga 1

BANDUNG, Balebandung.com — Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts menyoroti kinerja wasit. Bahkan dia meresa kecewa atas keputusan wasit dalam beberapa pertandingan Liga 1, saat anak asuhnya berlaga.

Menurutnya, ada beberapa keputusan keliru yang diambil oleh sang pengadil ketika memimpin pertandingan. Sudah beberapa kali Robert menilai anak asuhnya mendapat kartu kuning yang tidak perlu.

Dia juga mengkritisi performa wasit Tabrani dalam laga Persib menghadapi Borneo, dalam laga pekan ke empat Liga 1, Kamis (23/9/2021) di Stadion Indomilk Arena Tangerang, Persib lawan Borneo FC berakhir 0-0.

Menurut Alber, ada satu kesempatan saat sang pengadil salah mengambil keputusan dengan tidak memberi hadiah tendangan penjuru bagi Persib. Namun alih-alih merevisi keputusan dan meminta maaf, dia malah memberi kartu kuning pada Victor Igbonefo yang melakukan protes.

“Kami tentunya sedikit kecewa dengan performa (wasit) secara keseluruhan. Kami menyaksikan video di laga kami pekan lalu, di laga terakhir kami, beberapa kali ada keputusan aneh yang membuat pemain kami dikartu kuning,” ujar pelatih asal Belanda itu dalam jumpa pers usai laga.

“Lalu hari ini, sebagai contoh, wasit melakukan kesalahan yang jelas. Setiap wasit wajar melakukan kesalahan. Tapi wasit membuat kesalahan dengan tidak memberi kami sepak pojok yang jelas seharusnya diberikan dan ketika pemain kami mulai protes, pemain kami yaitu Victor malah mendapat kartu kuning,” lanjutnya.

Ketika ada kekeliruan, Igbonefo memang mendatangi wasit untuk melakukan protes. Sebagai kapten, dirinya meminta penjelasan dari Tabrani atas keputusan yang diambilnya. Namun justru dia kukuh pada keputusannnya dan mengganjar bek naturalisasi itu dengan kartu kuning.

“Seharusnya dia berkata ‘maaf saya membuat kesalahan’ karena reaksi itu normal di sepakbola profesional. Tapi wasit ini seperti ketakutan dan melindungi kesalahannya sendiri lalu memberi pemain saya kartu kuning,” ujarnya.

“Itu yang membuat kami bingung, harus ada konsistensi. Tidak masalah jika melakukan kesalahan lalu meminta maaf, kemudian pertandingan berjalan lagi. Dan itu menurut saya sulit untuk ditoleransi,” tandas Robert.**”(dr)

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

TERKINI